Jum'at, 22 Juni 2018 23:41:01 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 206
Total pengunjung : 400669
Hits hari ini : 1822
Total hits : 3641859
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jangan Biasakan Pakai Sepatu tanpa Kaus Kaki
Selasa, 10 Oktober 2017 20:00:37
Jangan Biasakan Pakai Sepatu tanpa Kaus Kaki

Memakai celana model pensil atau jeans yang lurus kemudian digulung bagian ujungnya kini sedang menjadi tren. Padanan yang pas untuk tren tersebut adalah sneaker mau pun sepatu model kasual yang dikenakan tanpa kaus kaki. Istilah kerennya "sockless".

Namun, gaya berbusana memperlihatkan pergelangan kaki ternyata beresiko mengalami penyakit kaki atlet atau kutu air, menurut College of Podiatry (cabang kedokteran yang khusus menangani masalah dan kelainan pada kaki).

Khususnya pada pria, gaya yang disebut mankle ini dianggap tidak memperhatikan kebersihan kaki.

"Umumnya, kami melihat semakin banyak pria datang kepada kami dengan masalah yang disebabkan oleh alas kaki yang tidak pas, dan bukan hanya karena memilih bepergian mengenakan sepatu tanpa kaus kaki," kata Emma Stevenson, dari College of Podiatry.

Dia menjelaskan bahwa masalah tersebut berasal pada jumlah keringat yang dihasilkan oleh kaki. Bila tidak ada kaus kaki yang menyerap keringat, ia membiarkan kaki lebih rentan terhadap infeksi jamur.

Penyakit "kaki atlet" merupakan ruam yang paling sering muncul di antara jari-jari kaki, biasanya menyebabkan kulit melepuh, merah dan gatal, menurut NHS.

Penyakit tersebut biasanya bisa diatasi dengan krim atau dengan kembali memakai kaus kaki seperti orang lain yang memperhatikan kesehatan kaki.life/kmp/red

dilihat : 319 kali


  << Kembali   Sebelumnya >>
[1/8]

   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution