Senin, 18 Juni 2018 18:08:39 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Merawat Kebhinnekaan Menolak Intoleransi
Beragam peristiwa telah mewarnai sejarah perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara di tahun 2017, dinamika yang diwarnai unsur konflik intoleransi muncul kepermukaan .



Pengunjung hari ini : 90
Total pengunjung : 399664
Hits hari ini : 945
Total hits : 3630483
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sejarah Singkat Gereja Kristen Kalam Kudus Bandung
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 15 Desember 2011 12:09:01
Sejarah Singkat Gereja Kristen Kalam Kudus Bandung
GKKK Bandung dimulai melalui seorang pekabar Injil Pdt. Dr. Andrew Gih yang berasal dari Shanghai Tiongkok. Atas anugerah Tuhan pada tahun 1951 beliau tiba di Indonesia dan di beberapa kota besar mengadakan KKR. Di mana-mana beliau meninggalkan jejak yang baik. Pada waktu itu Dr. Gih menemukan bahwa ladang pelayanan di Indonesia begitu luas, banyak gereja Mandarin, tetapi sangat kekurangan Hamba Tuhan, karena pada waktu itu di Indonesia belum mempunyai Sekolah Teologi yang berbahasa Mandarin. Semua Hamba Tuhan berasal dari luar negeri diantaranya Tiongkok dan Hongkong. Mereka mengalami kesulitan dalam hal izin tinggal dan penyesuaian dengan kondisi Indonesia. Oleh karena hal tersebut, Dr. Gih melihat adanya kebutuhan yang mendesak untuk mendirikan Sekolah Teologi di Indonesia. Beliau menyimpan hal ini dalam hati dan terus mendoakannya. Setahun kemudian, diawal tahun 1952, Dr. Gih sekali lagi mengunjungi Indonesia, sekaligus mempersiapkan pekerjaan untuk memulai Sekolah Teologi, dan telah memilih Bandung sebagai tempat penyelenggaraan pendidikan. Tidak lama kemudian, dengan iman Dr. Gih telah membeli sebuah rumah tinggal di jalan Pasundan 54 (sekarang no.78), bangunan depan satu lantai, bangunan belakang dua lantai, sebagai tempat untuk Pendidikan Teologi.

Di samping Dr. Gih merintis Sekolah Teologi, beliau juga melihat adanya kebutuhan untuk merintis sebuah gereja, karena Bandung merupakan kota ke-3 terbesar di Indonesia. Suku keturunan yang terbanyak adalah suku Hokkian, Hok Cia, Hak Ka. Pada saat itu, di Bandung sudah ada gereja yang berbahasa Hokkian dan Hok Cia, tetapi belum ada Gereja yang berbahasa Hakka, oleh sebab itu Dr. Gih menghubungi beberapa orang Kristen Hakka di Jakarta, yaitu Alm. Yang Cik Ik, Sdr. Liauw Yu Sen, Sdr. Liauw Miaw Sen dan Sdr. Lie Pak Cong, yang juga memiliki beban untuk memulai gereja Hakka di Bandung, sehingga pada pertengahan April tahun 1952 beliau meminjam Gereja Bala Keselamatan di jalan Gardudjati untuk mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) selama 3 malam. Beberapa Sdr. dari Jakarta yang disebutkan di atas telah datang dari Jakarta untuk mengunjungi sanak saudara mereka. Puji Tuhan, melalui KKR 3 malam tersebut, Roh Kudus bekerja. Banyak orang yang bertekad menerima Tuhan Yesus sebagai Juru selamat.
Setelah KKR, orang-orang yang telah bertekad tersebut membentuk persekutuan dengan tetap meminjam gedung Gereja Bala Keselamatan karena belum mempunyai tempat yang permanen. Pada saat itu, Dr. Gih telah mengundang Ev. Sie Mei Hoa (almh) sebagai penanggung jawab sedangkan kebaktian Sekolah Minggu diadakan di jalan Pasundan. Dalam perkembangan selanjutnya pelayanan GKKK Bandung tidak hanya terfokus pada suku Hakka.

Mahasiswa Teologia angkatan pertama pada waktu itu adalah Peter Wongso, Ruth Chandra, dan Yakub Setiawan, mereka juga merupakan guru sekolah minggu angkatan pertama. Kebaktian Umum di bawah bimbingan Ev. Sie terus bertambah. Sehingga pada bulan September 1952 diadakan Upacara Baptisan I yang dipimpin oleh Dr. Gih. Baptisan angkatan pertama adalah Sdr. Hie Kiun Hua, Sdri. Tjia Moy Siong, Sdr. Tjong Tjet Ngo, Sdri. Tjoe Joen Thuy, Sdri. Lioe Soen Njin, Sdri. Lim Joen Moy, Sdr. Hie Koeng Min, Sdr. Ie Fa Tjoen, dan Sdr. Yakub Setiawan. Kesembilan sdr/i. tersebut merupakan buah sulung GKKK Bandung. Bulan Maret 1953 diadakan Baptisan Kudus angkatan ke 2, ada 18 orang Sdr/i. yang di baptis. Pada tahun yang sama bulan September ada 7 orang Sdr/i. yang di baptis dan bulan Desember ada 9 orang Sdr/i. yang di baptis. Dalam satu tahun jemaat sudah menjadi 30 orang. Dalam waktu dua tahun, jumlah yang berbakti berkisar antara 50-60 orang. Demi perkembangan gereja, maka pada tahun 1953, Dr. Gih mengundang Pdt. Stephen Chen untuk menggembalakan jemaat 1 tahun. Kemudian pada tahun 1955, Dr. Gih mengundang Pdt. Tham Yum dan isteri dari Hongkong untuk menjadi Gembala Sidang.

Demi perkembangan Sekolah Theologi, maka pada tahun 1954 Sekolah Teologi (sekarang Seminari Alkitab Asia Tenggara) dipindahkan ke Malang, Jawa Timur, dan bangunan Sekolah Teologi di Jl. Pasundan 54 (Sekarang 78) dijadikan tempat ibadah. Pada tahun 1958 bangunan lama dirombak untuk membangun gedung gereja yang permanen. Sementara pembangunan berlangsung, ibadah dilaksanakan dengan meminjam Gereja Bala Keselamatan kembali. Pembangunan gedung gereja berahir pada thn 1959. Kebaktian pentahbisan gedung baru dipimpin oleh Pdt. Dr. Andrew Gih. Hubungan antara Gereja Kristen Kalam Kudus dan Seminari Alkitab Asia Tenggara adalah saudara kandung karena pendirinya adalah sama.

Oleh karena mempunyai beban yang lain, pada tahun 1957, Ev. Sie Mei Hoa meninggalkan GKKK Bandung. Pada akhir tahun 1959 Pdt. Tham Yum yang telah melayani genap 5 tahun kembali ke Hongkong. Pekerjaan Tuhan di gereja di tangani oleh Ev. Timothy Lim dan isteri. Demi kelancaran pekerjaan Tuhan pada tahun 1959, Ev. Timothy Lim di tahbiskan menjadi pendeta. Demi kebutuhan pelayan gereja, maka pada tahun 1961 majelis mengundang alumni SAAT yaitu Ev. Grace Natapraja untuk melayani. Gereja terus bertumbuh, selain Kebaktian Umum dan Sekolah Minggu, juga telah membentuk Komisi Remaja, Paduan Suara Pemuda a, maka jumlah pemuda remaja pun bertambah. Pada tahun 1964 Pdt. Lim dan isteri, mengundurkan diri untuk melanjutkan studi ke USA. Pada saat itu pengembalaan ditangani oleh Ev. Grace Natapraja. Setelah Pdt. Yanto Elia dan istri melayani 5,5 tahun, oleh karena beban mengajar di SAAT, pada thn. 1969 mereka mengundurkan diri untuk menjadi dosen di SAAT Malang.
Kekosongan tersebut, dilanjutkan oleh Ev. Eddy Paulus dan istri (alumni SAAT). Ev. Eddy Paulus selain menggembalakan jemaat juga telah mendirikan sekolah TK/SD. Pada pertengahan tahun 1974 Ev. Eddy Paulus di tahbiskan menjadi pendeta. Pada tahun 1975, Pdt. Eddy Paulus dan istri mengundurkan diri. Saat itu gereja mengundang Ev. Ribka Lo yang baru lulus untuk melayani.

Pada bulan Oktober 1976, Pdt. Andrew Wusan dan isteri menerima undangan majelis untuk melayani hingga emeritus. Pada masa pelayanan Pdt. Andrew Wusan, ada beberapa pelayanan penting yang telah dilakukan antara lain mendirikan TK Kristen Kalam Kudus (1978) hingga saat ini SKKK Bandung sudah memiliki 3 unit TK, 2 Unit SD, 2 Unit SMP dan 1 unit SMA. Doakan pengembangan sekolah di Komp. Istana Mekar Wangi. Pada tahun 1989 merealisasikan visi pembukaan Pos PI di Komp. Kopo Permai, saat ini telah didewasakan dan digembalakan oleh Ev. David Nugroho Purnomo. Diiikuti dengan pembukaan Pos PI di Komp. Taman Kopo Indah II pada tahun 1996, yang saat ini digembalakan oleh Ev. Samgar Theopilus.

Pada bulan Juli 1994, Majelis mengundang Sdr. Philip Andrew dari SAAT Malang untuk praktik 1 tahun. Oleh karena Pdt. Andrew Wusan memasuki masa emeritasi, maka pada tahun 1997, Ev. Philip Andrew menjabat sebagai gembala sidang hingga hari ini dan telah ditahbiskan menjadi pendeta pada bulan April 1998. Saat ini beberapa hamba Tuhan yang turut melayani antara lain: Ev. Viliejana Widjaja (1995), Ev. Maria Sulistio (1996), Ev. Djong She Kiun (2002), Ev. Sonny Tunggamoro Putra (2006), Ev. Magdalena Hananing Triyanti (2006) dan Mahasiswa praktik 1 tahun dari STT Bandung, Sdr. Kwee Tjin Sin (2006).

Sejak berdirinya GKKK Bandung hingga hari ini, kita melihat semuanya adalah hanya karena anugerah Tuhan, marilah kita terus hidup dalam kasih karunia Tuhan, bertumbuh dalam iman, mengabarkan Injil dan membawa jiwa kepada Tuhan.

Segala kemuliaan bagi Tuhan. Amin.

Sumber: http://www.gkkkbandung.or.id/data/Sejarah%20GKKKB.htm

dilihat : 1441 kali


Berita Terkait
   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution