Minggu, 18 Agustus 2019 04:27:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520077
Hits hari ini : 432
Total hits : 4876541
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Main Mata dengan Tuhan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 07 Mei 2011 11:44:59
Main Mata dengan Tuhan
Belanda pelopor trend religius baru: Agama tanpa kepercayaan. Demikian kata pakar agama Koert van der Velde dalam disertasi yang dipertahankannya Selasa (10/05).

"Banyak orang menilai ilmu pengetahuan telah membuka kedok religi tradisional, jelas Koert van der Velde.

"Tapi dalam praktek orang-orang yang sama tetap menjalankan agama dengan semangat. Lihat saja astrologi, terapi reinkarnasi, pelatihan spiritual di dunia usaha atau menyanyi Mattheus Passion. Semua praktek ini berdasarkan ide-ide religius. Tapi para praktisinya ternyata tidak percaya ide-ide itu.

Pengalaman hampir mati
Sebagai wartawan kerohanian pada harian Trouw, Van der Velde selama kurang lebih lima tahun mewawancarai orang tentang pengalaman religiusnya. Ada yang melihat UFO, punya pengalaman hampir mati, melihat roh, atau merasa satu dengan alam ketika matahari terbenam.

Wawancara-wawancara itu menghasilkan banyak bahan. Van der Velde makin yakin ini suatu fenomena baru, yang belum 'ditemukan' oleh ilmu pengetahuan agama.

Orang punya keinginan kuat akan pengalaman religius, kata calon doktor. "Orang ingin merasakan suatu koneksi dengan dunia lain yang melebihi apa yang dilihat hanya dengan mata dan memiliki makna yang lebih dalam."

Mau tapi susah
Tapi dua abad belakangan, manusia religius menghadapi suatu masalah: Ia tetap mau, tapi tidak bisa lagi. Berkat kemajuan ilmiah, banyak orang tidak percaya lagi agama-agama tradisional.

"Sebagai contohnya Darwin, yang menunjukkan bumi dalam bentuk sekarang, tidak diciptakan dalam tujuh hari, melainkan terbentuk perlahan-lahan, tanpa turun tangan Tuhan. Ilmu pengetahuan membongkar gagasan religi, satu demi satu."

Akibat dilema ini, terbentuklah semacam religi baru, kata Van der Velde: Religi tanpa kepercayaan. "Banyak orang tidak percaya lagi adanya agama tradisional. Tapi kadangkala mereka menganggapnya benar-benar ada, guna mendapatkan pengalaman religius."

Banyak sekali contohnya, demikian Van der Velde. Ia menyebut janda penulis Belanda yang di televisi mengatakan tidak percaya Tuhan, namun berdoa padaNya sejak suaminya meninggal. Atau sebuah brosur terapi reinkarnasi yang di dalamnya tercantum: Juga jika anda tidak percaya, tetap membawa hasil.

Hobi
Sikap religius baru ini, oleh calon doktor disebut: Main mata dengan Tuhan. Menurut penulis Ceko Milan Kundera, main mata adalah 'sebuah janji tanpa jaminan'. Anda menunjukkan suka seseorang, tapi tanpa adanya suatu kewajiban.

Orang melakukan yang sama dengan religi. "Siapa tidak kenal orang yang tanpa henti bisa membahas astrologi sebagai penjelasan pelbagai kejadian di dunia. Tapi jika bertanya kepadanya apakah benar-benar mempercayainya, ia menjawab: Tidak, ini hanya hobi saja."

Para pakar teologi modern berusaha menyelamatkan agama dengan menyingkirkan semua hal yang bersifat tidak ilmiah. Mereka salah betul, kata Van der Velde.

"Hasil upaya mereka adalah pencitraan agama yang hampa dan tak mampu lagi menghasilkan pengalaman religius. Padahal itu adalah inti religi. Orang-orang religius modern yang saya diskripsikan justru berbuat sebaliknya: Mereka tetap mempertahankan ide-ide religi, namun tidak percaya."

Belanda pelopor
Menurut Van der Velde, Belanda pelopor trend religius baru. "Belanda selalu menjadi pelopor di bidang agama. Saat ini Belanda salah satu negara paling sekuler di dunia. Namun karenanya juga sebuah negara di mana orang merasa bebas bereksperimen: Tidak ada tempat lain di dunia di mana orang begitu terbuka bereksperimen dengan religi, seperti di Belanda."

Sumber: http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/main-mata-dengan-tuhan

dilihat : 435 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution