Senin, 18 Juni 2018 18:10:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Merawat Kebhinnekaan Menolak Intoleransi
Beragam peristiwa telah mewarnai sejarah perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara di tahun 2017, dinamika yang diwarnai unsur konflik intoleransi muncul kepermukaan .



Pengunjung hari ini : 90
Total pengunjung : 399664
Hits hari ini : 959
Total hits : 3630497
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tiga Batang Pohon






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 09 Oktober 2006 00:00:00
Tiga Batang Pohon
Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian mereka



Pohon pertama berkata: "Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi emas,perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya".



Kemudian pohon kedua berkata: "Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia.

Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku".



Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya:



"Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang-orang akan mengingatku."



Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang pohon datang dan menebang ketiga pohon itu...



Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun.



Tetapi..... doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya diletakkan di kandang dan setiap hari diisi dengan jerami.



Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berfikir bahwa doanya menjadi kenyataan.



Tetapi... ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yang sangat kecil.



Impiannya menjadi kapal besar untuk mengangkut raja-raja telah berakhir.



Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok dalam gelap.



Tahun demi tahun berganti..., dan ketiga pohon itu telah melupakan impiannya masing-masing.



Kemudian suatu hari............



Sepasang suami istri tiba di kandang.

Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang dan menyembah bayi itu.

Akhirnya pohon pertama sadar bahwa didalamnya telah diletakkan harta terbesar sepanjang masa



Bertahun-tahun kemudian... sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang dibuat dari pohon kedua.



Ditengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berfikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang didalamnya.



Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata kepada badai: "Diam!!!" Tenanglah". Dan badai itupun berhenti.



Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja diatas segala raja



Akhirnya... seseorang datang dan mengambil pohon ketiga.



Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya.



Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit.



Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan TUHAN, karena YESUSlah yang disalibkan padanya........





Puji Tuhan, membaca kisah ini, saya begitu terharu dan sadar bahwa kadang-kadang kita mempunyai banyak keinginan yang seolah2 tidak dikabulkan bahkan didengar oleh Tuhan. Tetapi setelah beberapa lama, saya merasa bahwa Tuhan mengabulkan keinginan saya dengan caraNya sendiri.



Kemudian saya ingat di dalam Pengkhotbah dikatakan bahwa "IA membuat segala sesuatu indah pada waktunya" Waktu TUHAN berbeda dengan waktu kita dan ketika keadaan tidak seperti yang kita harapkan, TUHAN punya rencana yang jauh lebih indah dalam hidup kita.



Dalam kisah di atas, ternyata bahwa ketiga pohon mendapatkan apa yang mereka impikan tetapi dengan jalan yang tidak mereka bayangkan. Demikian pula halnya dengan kita, kita tidak



selalu tahu apa rencana Tuhan dalam hidup kita, tetapi kita perlu yakin bahwa jalanNya adalah yang terbaik buat kita. Semoga tulisan ini bisa memberikan berkat bagi kita semua.. Amien.



Yulius Candra Wahyu Kurniawan

http://www.wahyukurniawan.info

dilihat : 863 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution