Jum'at, 13 Desember 2019 04:57:06 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 2
Total pengunjung : 20599
Hits hari ini : 207
Total hits : 566390
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -DIPERSIMPANGAN
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 21 September 2008 00:00:00
DIPERSIMPANGAN
Mazmur 130:5-6

?Aku menanti-nantikan Tuhan? jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari para pengawal?



Seorang pemuda sedang termenung di depan meja kerjanya, ?ke mana, aku harus melangkah? Keluar dari pekerjaan ini ataukah aku harus tetap bertahan disini??. Rupanya ia sedang bingung untuk menentukan ke mana ia harus memilih, apakah tetap bekerja di tempat kerjanya yang sekarang ataukah ia harus keluar dari pekerjaannya dan menerima pekerjaan yang baru?



Tidak sedikit di antara kita, yang diperhadapkan dengan situasi yang demikian. Kita bingung; memilih pasangan yang pas dengan hati kita, kita bingung memilih rumah yang sesuai selera kita, kita bingung mau masak apa hari ini? Bahkan kita juga bingung, pakaian yang mana yang cocok untuk kita kenakan pergi kondangan?.



Dalam menghadapi situasi yang demikian, tidak jarang diantara kita yang mencari berbagai cara dengan mengumpulkan segudang informasi dan berharap akan menemukan jalan keluar, misalnya dengan telpon kawan sampai habis pulsa. Ternyata pendeta untuk memberikan jawaban yang sesuai dengan ?kehendak Tuhan?. Dan tidak sedikit pula yang ?menitipkan doa? kepada saudara-saudara seimannya. Ada dua hal yang patut kita ingat, ketika kita diperhadapkan dalam situasi yang?membingungkan, yakni:

1. Temukan jawabannya dalam doamu. Tuhan Yesus rindu ketika kita menghadapi berbagai masalah, kita selalu membawanya kepada Tuhan. Dengan berdoa kita meyadari bahwa kita tidak sanggup menyelesaikan setiap masalah ini. Kita membutuhkan firman Tuhan, suara Tuhan untuk membimbing kita pada keputusan yang sesuai dengan kehendak-Nya. (Mazmur 130:5-6).

2. Tetap percaya pada tuntunan Tuhan. Dalam keadaan yang sangat membingungkan, Tuhan mengajarkan kita untuk berjalan sesuai tuntunanNya. Seperti bangsa Israel ketika berjalan di padang gurun 40 tahun lamanya. Dalam perjalanan yang melelahkan itu, Tuhan mengajar umat-Nya untuk terus berpegang pada tuntunanNya (Mazmur 136).



Dalam segala situasi Tuhan pasti menuntun langkah hidup orang-orang yang dikasihi-Nya dari hari ke sehari. Untuk itu, jangan berhenti berharap bahwa dalam persimpangan jalan Tuhan adalah penuntun jalan hidup kita.

Dipersimpangan jalan kita diuji untuk buatlah pilihan tepat.



Bahan Pendalaman ;

1. Hal apa saja yang bisa terjadi, jika kita berada dipersimpangan jalan?

2. Bagaimana seharusnya sikap kita jika berada dipersimpangan jalan?

3. Siapa yang harus saudara andalkan ketika berada dalam berbagai kebingungan?



Doa:

Tuhan Yesus, hanya Engkaulah yang sanggup menolong saya ketika saya ada dalam persimpangan jaloan hidup, Amin.





Sumber : Renungan Harian Anggur Baru



dilihat : 470 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution