Selasa, 20 Agustus 2019 19:06:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520079
Hits hari ini : 1386
Total hits : 4881441
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Daftar Kebaikan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 03 Juni 2008 00:00:00
Daftar Kebaikan
Suatu hari seorang guru meminta kepada para muridnya untuk membuat daftar semua nama murid di kelas itu

pada dua lembar kertas, dan memberikan tempat kosong di setiap nama. Kemudian ia meminta mereka untuk memikirkan hal yang

terbaik mengenai teman mereka dan menuliskannya. Tugas itu ternyata menyita sisa waktu pelajaran untuk diselesaikan, dan ketika

para murid meninggalkan kelas, setiap orang menyerahkan hasilnya. Sabtu itu, sang guru menuliskan nama dari setiap murid di

kertas yang terpisah, lalu membuat daftar apa yang telah dikatakan oleh murid yang lain mengenai murid itu.



Dan pada

hari senin, ia memberikan setiap murid daftarnya. Tidak lama kemuduian, seluruh kelas mulai tersenyum. "Sungguh," ia mendengar

suara bisik-bisik. "Aku tidak tahu bahwa aku berarti untuk orang lain!" dan, "Aku tidak tahu kalau yang lain sangat

menyukaiku." Begitulah komentar yang didengarkan oleh sang guru. Tidak ada orang yang menyinggung daftar itu di kelas lagi. Ia

tidak pernah tahu apakah para murid membicarakannya di luar kelas atau kepada para orang tua mereka, tetapi tidak masalah.

Latihan itu telah sampai tujuannya. Para murid sangat bahagia dengan komentar itu dan menyukai satu sama

lainnya.



Berapa tahun kemudian, salah seorang dari murid itu tewas terbunuh di VietNam dan gurunya menghadiri

pemakaman murid itu. Ia tidak pernah melihat seorang tentara di dalam peti jenazah militer sebelumnya. Muridnya itu sangat

tampan, sangat dewasa. Seluruh gereja dipenuhi oleh teman-temannya. Satu persatu yang mencintainya menghampiri peti jenazah

itu. Sang guru adalah orang yang terakhir yang mengucapkan salam perpisahan.



Ketika ia berdiri di sana, salah

seorang dari tentara yang bertugas sebagai pengangkut peti jenazah itu menghampirinya. "Apakah kamu guru matematikanya Mark,"

tanyanya. Sang guru mengangguk, "Iya." Kemudian tentara itu melanjutkan, "Mark banyak membicarakan dirimu."



Setelah

pemakaman, bekas teman sekelas Mark bersama - sama pergi ke tempat makan siang, ayah dan ibu Mark ada di sana, sangat jelas

terlihat bahwa mereka tidak sabar untuk berbicara dengan guru Mark.



"Kami ingin memperlihatkan sesuatu padamu," kata

ayah Mark, sambil mengambil dompet dari sakunya. "Mereka menemukan benda ini pada Mark ketika ia tewas. Kami kira Anda mungkin

Akan mengenalinya. "



Sambil membuka dompet itu, ayah Mark dengan sangat hati-hati mengeluarkan dua lembar kertas

yang sudah diisolasi, dilipat berkali-kali.



Sang guru langsung mengenalinya, bahwa kertas itu adalah kertas yang

dibuat olehnya, yang berisikan daftar kebaikan Mark yang ditulis oleh teman-teman sekelasnya. "Terima kasih karena telah

melakukan hal itu," ibu mark berkata.



Semua mantan teman sekelas Mark mulai berkumpul. Charlie tersenyum dengan

malu-malu Sambil berkata. "Aku juga masih menyimpan daftarku. Daftarku itu berada di bagian atas laci Meja belajarku di rumah".

lstri Chuck berkata, "Chuck memintaku untuk meletakkannya di album pernikahan kami".



"Aku juga memilikinya, " kata

Marilyn. "Daftarku ada dalam buku harianku".



Kemudan Vicki, Teman sekelas yang lain, mengambil buku sakunya,

kemudian mengeluarkan dompetnya dan memperlihatkan daftarnya yang sudah kusam dan lecek kepada yang lain. "Aku membawanya

bersamaku setiap waktu," ujar Vicki, lalu sambungnya, "Aku rasa kita semua menyimpan daftar kita masing-nasing"

.



Pada saat itu, sang guru terduduk dan menangis. Ia menangis karena Mark dan seluruh temannya tidak Akan mungkin

melihat Mark kembali.



Begitu banyak orang yang datang dan pergi di kehidupan kita. Dan kita tidak mengetahui kapan

hari itu akan tiba. Jadi katakanlah kepada orang yang Anda kasihi dan cintai bahwa mereka sangat penting dan spesial

dalam

kehidupan anda, katakanlah kepada mereka sebelum terlambat.(fr.els.stdj)



Pengirim : Albert August

Dewantoro



Diambil dari milis www.pustakalewi.net

dilihat : 440 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution