Senin, 18 November 2019 05:41:01 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520218
Hits hari ini : 498
Total hits : 5088677
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pengemis Dan Nasi Bungkus






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 23 Mei 2008 00:00:00
Pengemis Dan Nasi Bungkus
Ada

sebuah kisah menarik tentang tiga orang pengemis yang sedang tiduran di emperan sebuah toko. Karena hari begitu malam dan

disertai hujan yang sangat lebat. Membuat mata mereka begitu mengantuk. Akhirnya mereka tertidur lelap. Esok hari ketika mereka

bangun. Mereka dikejutkan karena disamping mereka sudah ada tiga bungkus nasi yang masih hangat. Entah siapa yang meletakkan

nasi tersebut. Yang penting bagi mereka itu adalah karunia dari Tuhan.



Pengemis pertama merasa senang luar biasa.

Dan tanpa basa basi. Dia langsung menyantap hidangan pagi itu. Ketika perut sudah kenyang. Dia pun kembali lagi tidur. Pengemis

kedua merasa senang juga. Tapi dia terus bertanya dalam hati siapakah yang bermurah hati mau memberi mereka rejeki di pagi hari

ini. Dia pun melihati nasi tersebut. Isinya pun sederhana sekali. Hanya satu butir telur dan sedikit sayuran. Dan dia bertanya

dalam hati, kok bukan ayam. Memberikan rejeki kok tanggung-tanggung. Sambil terus bertanya dia pun menghabiskan nasi

tersebut.



Lain halnya dengan pengemis ketiga. Dia memang senang tapi ditahannya terlebih dahulu. Sambil mengambil

posisi berdoa, dia pun mengucap syukur kepada Tuhan. Karena sudah diberi sebuah karunia di pagi hari ini. Dan dia mendoakan

semoga yang memberikan nasi ini diberikan rejeki yang berlebih. Terakhir barulah dia makan nasi terebut dengan

lahap.



Bila anda disuruh memilih, dari ketiga pengemis tersebut mana yang paling anda sukain? Pasti jawaban anda

adalah pengemis ketiga. Cerita diatas mengajarkan kita bagaimana kita perlu bersyukur pada saat menerima pemberian orang. Saat

si pengemis ketiga, menerima bahwa nasi tersebut adalah rejeki bagi dia. Maka hal yang pertama dia lakukan adalah

BERSYUKUR!!!



Lalu dia pun berdoa. Semoga yang memberikan rejeki bagi dia, dilipat gandakan rejekinya. Dan terakhir

baru dia bisa menikmati rejekinya. Menurut orang bijak, yang membuat kita banyak tenggelam dalam derita adalah, kurang

terampilnya kita mensykuri nikmat.



Langkah bersyukur ini menjadi kunci pokok, bila kita mau mengaktifkan attractor

faktor kita. Marilah kita nikmati karunia Tuhan dengan penuh kesyukuran. Selain akan menjadi amal, karunia tersebut akan

mewarnai hidup kita dengan penuh kenikmatan dan kesyukuran. Setiap susah senang yang kita dapati, harus membuat kita lebih

fokus lagi kepada Tuhan, bukan malah menjauhinya. (www.rumahmotivasi.com)



Pengirim : tiny ribka

dilihat : 450 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution