Minggu, 08 Desember 2019 15:20:10 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520269
Hits hari ini : 958
Total hits : 5142128
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -A Christian Critique on Robert T. Kiyosaki-4: Differences between Kiyosaki-Lechter’ s Thoughts Vs Christian Faith






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 01 April 2008 00:00:00
Perbandingan Pemikiran Kiyosaki-Lechter dan Iman Kristen :



IMAN KRISTEN :



1. Tujuan: untuk

Allah, Hidup adalah perjuangan menggenapkan kehendak Allah.

2. Sifat : Agung dan Benar, Mengutamakan sifat keagungan dan

kebenaran Allah sesuai firman Tuhan

3. Orientasi : Panggilan/talenta, Yang menjadi sasaran dan pencarian hidup adalah

penggenapan panggilan Allah sesuai dengan talenta yang Ia berikan kepada kita

4. Sikap : Taat Firman, Kita diajar untuk

taat pada firman dan tidak melawan setiap perkataan Allah karena itu benar adanya.

5. Ekstensi : pengorbanan/kasih, Kita

diajar untuk mengerjakan hal-hal yang benar, mengasihi dan jika diperlukan berkorban demi kasih kita, karena kita berjalan

berlawanan dengan kehendak dan pola dunia.



KIYOSAKI-LECHTER :



1. Tujuan : untuk diri sendiri, Hidup

adalah perjuangan untuk diri sendiri.

2. Sifat : Humanistik–Materialistik, Mengutamakan kondisi manusia, baik diri sendiri

atau orang lain, yang berorientasi pada uang.

3. Orientasi : Uang, Satu-satunya pusat pemikiran dan pertimbangan adalah

uang. Semua kegiatan dan kesuksesan diukur dengan parameter kekayaan materi.

4. Sikap : Melawan Firman, Setiap firman

Tuhan dicurigai dan dikategorikan sebagai ajaran “bapa miskin”, sementara ajaran yang diajukan berlawanan mutlak dengan

kebenaran firman Tuhan.

5. Ekstensi : keinginan/kepuasan, Hidup adalah mengejar keinginan dan kepuasan diri. Yang kita

tidak suka, lempar ke orang lain dan jangan dilakukan. Kita diajar untuk berpikir duniawi dan memuaskan nafsu.







Oleh : Pdt. Sutjipto Subeno, M.Div.



Pengirim : Denny Teguh Sutandio



Profil Pdt. Sutjipto

Subeno :

Pdt. Sutjipto Subeno, S.Th., M.Div. adalah gembala sidang Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Andhika,

Surabaya; Direktur: Toko Buku Momentum, Studi Korespondensi Reformed Injili Internasional (SKRII), dan Sekolah Theologi

Reformed Injili Surabaya (STRIS) Andhika. Beliau adalah co-founder dari Yayasan Pendidikan Reformed Injili LOGOS (LOGOS

Reformed Evangelical Education). Selain itu, beliau adalah dosen di Institut Reformed, Jakarta dan Sekolah Theologi Reformed

Injili Jakarta (STRIJ). Beliau juga adalah seorang pengkhotbah KKR dan hamba Tuhan yang menguasai bidang-bidang, seperti

ekonomi, pendidikan, hukum, etika, keluarga/konseling pranikah dan sosial politik. Beliau meraih gelar Sarjana Theologi (S.Th.)

dan Master of Divinity (M.Div.) dari Sekolah Tinggi Theologi Reformed Injili Indonesia (STTRII) Jakarta. Beliau menikah dengan

Ev. Susiana Jacob Subeno, B.Th. dan dikaruniai 2 orang anak: Samantha Subeno (1994) dan Sebastian Subeno (1998).



Tak

seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia

akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada

Mamon."

(Matius 6:24)



Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam

berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan

kebinasaan.

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari

iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah

keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan

rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak

saksi.

(1 Timotius 6:9-12)

dilihat : 454 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution