Jum'at, 22 Juni 2018 00:57:34 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 151
Total pengunjung : 400446
Hits hari ini : 1686
Total hits : 3639743
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kisa Nyta Mega Mall Jakarta
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 10 Juli 2008 00:00:00
Kisa Nyta Mega Mall Jakarta


Sekitar satu

bulan ada seorang wanita sedang berdiri di Pintu masuk Mega Mall dan sedang membagikan flyer kepada semua wanita yang masuk ke

mall tersebut. Wanita tersebut telah menulis sendiri flyer tersebut untuk menceritakan mengenai pengalaman yang dialaminya,

sehingga dia dapat memperingati wanita lainnya.



Sehari sebelumnya, wanita ini telah selesai berbelanja, keluar

menuju ke mobilnya dan mendapati bahwa ban mobilnya kempes. Dia mengeluarkan dongkrak dari bagasi dan mulai mengganti ban yang

kempes itu. Seorang pria yang ramah dengan pakaian bisnis dan membawa sebuah koper menghampiri dia dan berkata, 'Saya

perhatikan Anda sedang mengganti ban yang kempes.



Maukah Anda membiarkan saya yang melakukannya untuk Anda?'

Wanita tersebut sangat berterima kasih dengan tawarannya dan menerima pertolongannya. Mereka bercakap-cakap dengan ramah

sementara sang pria mengganti ban kempes tersebut, dan meletakkan ban kempes serta dongkrak ke dalam bagasi, menutupnya dan

membersihkan tangannya.



Wanita tersebut sangat berterima kasih kepadanya, dan ketika dia hendak masuk ke mobilnya,

pria tersebut mengatakan bahwa dia memarkir mobilnya di bagian lain dari mall tersebut, dan bertanya apakah wanita tersebut

tidak keberatan untuk memberinya tumpangan sampai ke mobilnya. Wanita tersebut sedikit terkejut dan menanyakan mengapa mobil

pria tersebut ada di bagian lain.



Pria itu menjelaskan bahwa dia baru saja bertemu dengan teman lama di mall yang

sudah lama tidak ditemuinya dan mereka baru saja makan dan bercengkerama sebentar; dia kemudian berjalan ke arah sebaliknya

dari mall tersebut dan keluar melalui pintu yang salah, dan dia sekarang telat dan mobilnya berada di bagian lain dari mall

tersebut.



Wanita tersebut merasa sungkan untuk berkata 'tidak' karena dia baru saja menolongnya sehingga tidak

perlu mengganti bannya sendirian, tetapi dia merasa gelisah. Kemudian dia teringat melihat pria tersebut menaruh kopernya ke

dalam bagasinya sebelum menutupnya dan sebelum pria itu bertanya apakah dia bisa menumpang di mobilnya.



Wanita

tersebut berkata bahwa dia sangat ingin mengantar pria tersebut ke mobilnya, tetapi dia baru saja ingat bahwa masih ada yang

harus dibelinya. Wanita itu berkata bahwa dia hanya akan sebentar; pria tersebut dapat duduk di mobilnya dan menunggunya; dia

akan secepatnya kembali. Wanita tersebut kemudian tergesa-gesa masuk ke dalam mall dan memberitahu satpam apa yang telah

terjadi; satpam tersebut mendatangi mobilnya, akan tetapi pria tersebut telah hilang..



Mereka kemudian membuka

bagasinya, mengambil koper pria tersebut yang masih terkunci dan membawanya ke kantor polisi. Polisi kemudian membukanya (tentu

saja untuk mencari kartu identitasnya sehingga dapat mengembalikannya kepada pria tersebut). Apa yang mereka temukan ternyata

tali, plester dan pisau.



Ketika polisi memeriksa bannya yang kempes, tidak ada yang salah dengan bannya; udaranya

telah dikeluarkan dengan sengaja. Jelaslah motif pria tersebut, dan jelas pula bahwa dia telah merencanakannya dari awal.

Wanita tersebut masih diberkati dan telah lolos dari bahaya. Betapa akan lebih buruk jadinya bila dia menunggu di dalam mobil

sementara pria tersebut memperbaiki bannya, atau jika ada bayi di dalam mobilnya. Atau dia tidak menghiraukan kata hatinya dan

memberi pria tersebut tumpangan.



Hal tersebut mungkin dapat menyelamatkan sebuah nyawa. Cahaya sebuah lilin tidak

berkurang dengan nyalanya lilin lain. Saya sebenarnya ngin mengirimkannya kepada para wanita; tetapi untuk para pria, jika Anda

mengasihi ibu, isteri, saudara perempuan, anak perempuan Anda, dan lainnya, Anda dapat mengirimkannya kepada mereka juga.





Kirimkan ini ke semua wanita yang Anda kenal yang patut diingatkan bahwa dunia yang kita tinggali banyak memiliki

kegilaan. Lebih baik berhati-hati daripada menyesal.

Mohon berhati-hati daripada menyesal !



Hanya sebuah

peringatan untuk selalu waspada dan menggunakan akal sehat Anda !!! Kasih pertolongan Tuhan itu nyata bagi setiap orang yang

berharap dan bersandar pada-Nya. Sebarkan hal ini kepada setiap wanita yang Anda termui. Jangan pernah Anda lengah.

Kadang-kadang, perasaan di hati anda adalah suara Tuhan percayalah pada insting Anda!!. God Bless You



Oleh : Natalia

Dewi S dan Shanti Ananda



Pengirim : Marda Adnan

Tanggal : Wednesday, July 09, 2008 7:22

PM.









dilihat : 595 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution