Senin, 10 Desember 2018 08:59:16 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 64
Total pengunjung : 448682
Hits hari ini : 186
Total hits : 4137619
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sriwahyuni, sosok pemulung yang tabah dalam menjalani hidup
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 07 Januari 2006 00:00:00
Sriwahyuni, sosok pemulung yang tabah dalam menjalani hidup
Surabaya -mengenal sosok wanita yang satu ini mungkin kita akan sangat kagum melihat perjuangannya dalam hidup. Ketika Jumat siang (06/01/06 ) pustakalewi menemuinya, dengan senyum ramah ia menyambut kami seperti saudara dekat saja.



Terlahir pada tahun 1954 tidak membuat dirinya merasa tua, bahkan bagi wanita yang telah berumur 51 tahun ini kerut di wajahnya pun tidak tampak. Kerja keras yang dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya patut diacungi jempol. Diusianya yang tak lagi muda ini masih juga suka bekerja keras.



Kehidupan keras yang dihadapinya tidak membuat ia patah semangat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan kedua tangannya setiap pagi ia harus memilah-milah sampah yang ada didekat rumahnya untuk dijual dan menjadi duit untuk mencukupi hidup orang sehari-hari. Walupun menurut dia uang hasil memilah-milah sampah ini hanya cukup untuk memenuhi sahari-hari.



Ketika ditanya Kenapa tidak bekerja yang lain saja? Ia pun menjawab “tidak diperbolehkan oleh anaknya untuk bekerja jauh-jauh dari rumah, karena faktor usia juga yang mempengaruhi jadi anak-anak saya merasa kasihan kepada saya”. Saat ditanya sudah berapa lama mengikut Kristus ? “kira-kira1 tahun lebih” ujar ibu dari 5 orang anak ini.



“Sebelumnya saya bukan pengikut kristus, tetapi pada suatu kali saat itu ada pelayanan di COM ( City Outreach Ministry adalah pelayanaan sosial untuk orang miskin dan anak jalanan-red ) melayani kami dalam hal sosial dan rohani.



Saat itu di COM sedang Mengadakan TFT ( Traning for Trainer)-- pelatihan untuk meningkatkan iman kualitas umat kristiani. Saya tergerak untuk mengikuti acara tersebut, setelah saya mengikuti acara tersebut, saya merasa semua beban saya lepas dan saya mengalami kesembuhan. Kalau dulu saya sering sakit dan menghabiskan uang banyak untuk ke dokter, tapi sekarang saya telah sembuh itu semua berkat kasih dan kemurahan Tuhan dalam hidup saya.



Kini setelah saya ikut Tuhan saya merasakan banyak sekali perubahan dalam hidup saya. Kalau dulu saya merasa susah, sekarang saya selalu bersukacita. Saya juga bersyukur dengan berkat yang Tuhan beri kepada saya. Walaupun pekerjaan saya mengumpulkan barang-barang dari sampah untuk dijual kembali, tapi kasih kristus tetap selalu ada buat saya.Jadi bagaimana dengan kita, apakah kita masih selalu berputus asa dalam hidup ini ? ( SR )



dilihat : 459 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution