Minggu, 08 Desember 2019 15:56:05 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520269
Hits hari ini : 1039
Total hits : 5142209
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tim Banyubramanta ITS Berhasil Raih Special Award 2019






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 16 Oktober 2019 08:15:13
Tim Banyubramanta ITS Berhasil Raih Special Award 2019

Surabaya,pustakalewi.com - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bidang robotika yang tergabung dalam Tim Banyubramanta, berhasil meraih Special Award kategori Open dalam ajang First Batu Underwater Robot Challenge di Batu belum lama ini.

General Manager Tim Banyubramanta ITS Tim Banyubramanta, Reza Maliki Akbar, di Surabaya Selasa (15/10) mengatakan, Banyubramanta adalah salah satu tim robot ITS yang bergerak dalam ranah robot bawah air dan robot amfibi.

“Tim ini memiliki misi menciptakan teknologi berupa robot yang dapat berguna mengekplorasi dan menjaga kekayaan alam bawah laut Indonesia ke depannya. Jadi jika Barunastra hebat di atas permukaan air, harapannya kita juga hebat di bawah permukaan air,” ungkap.

Meski baru saja lahir pada tahun 2018, Tim ini mengukir beberapa prestasi bidang robotika bawah air. Salah satunya, dalam ajang First Batu Underwater Challenge tersebut yang termasuk dalam rangkaian acara Batu Robotics Week.

“Jadi ini ajang kedua yang kita ikuti, setelah sebelumnya kita masuk sepuluh besar pada ajang Technogine 2019 gelaran Telkom University,” jelas pemuda yang kerap disapa Maliki ini.

Pada ajang gelaran kolaborasi dari Pemkot Batu, Wonderful Indonesia Robot Challenge, dan Jatim Park ini, Tim Banyubramanta mengirimkan dua robot ROV (Remotely Operated Vehicle). Robot ini membawa misi untuk membawa objek berupa mur yang diibaratkan sebagai kargo dari satu titik tempat ke tempat yang lain dalam arena berbentuk huruf L. Robot ROV yang digunakan pun dikontrol menggunakan wireless remote control dengan frekuensi 2.4 GHz oleh navigator.

Menurut Maliki, tantangan yang ada dalam lomba ini, berupa persimpangan yang merupakan tempat mur itu berada untuk diambil dan dipindahkan ke posisi selanjutnya. Selain itu, ada tantangan melewati bump obstacle berupa jalur yang diatur mengecil ketinggiannya pada tempat awal dan akhir setelah ROV membawa muatan mur.

Penghargaan berupa Special Award yang didapat tim yang dipimpinnya ini pun berasal dari desain ROV yang dibuat tim sendiri. Tim ini memperhitungkan mulai dari pemilihan motor maupun perlengkapan pendukung lainnya. Bahkan salah satu ROV yang dikirim memiliki desain yang sangat besar namun bergerak stabil di bawah air. “Dari desain itulah juri terkesan kepada ROV kami dan memberikan penghargaan ini,” cerita mahasiswa program Lintas Jalur Departemen Teknik Fisika ITS ini.

Terdapat beberapa kendala yang dialami dalam mempersiapkan tim untuk mengikuti ajang ini. Salah satunya adalah sempat sering berganti baterai DC yang digunakan untuk robot karena dinilai kurang memadai. Selain itu, ROV yang disiapkan juga sering dilakukan trial and error dalam penambahan beban robot. “Bagian ini yang terlalu lama memakan waktu, namun akhirnya kami berhasil membuat stabil robot kami,” jelas mahasiswa angkatan 2017 ini.

Ia berharap, penghargaan ini dapat memotivasi Tim Banyubramanta untuk lebih berprestasi lagi ke depannya. “Kami harap nantinya mendapat dukungan lebih dari banyak pihak untuk mengembangkan tim ini. Kedepannya, kami juga menargetkan untuk bisa mengikuti ajang robot baik internasional maupun nasional,” tutupnya.pr/red

dilihat : 27 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution