Kamis, 21 November 2019 04:58:31 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520225
Hits hari ini : 534
Total hits : 5096733
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -OJK Minta Masyarakat Waspadai Fintech Ilegal






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 12 Oktober 2019 08:05:54
OJK Minta Masyarakat Waspadai Fintech Ilegal

Surabaya,pustakalewi.com - OJK berharap masyarakat tetap waspada dengan iming-imingan yang yang menggiurkan yang ditawarkan oleh pinjaman dana berbasis online (Fintech) tanpa izin dan tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dibeberapa aplikasi.

Hal itu diungkapkan Direktur Jasa Pengawasan 2, Satgas Investasi OJK Regional 4 Jatim, Mulyanto saat Media Gahtering “ Cangkrukan Media-OJK KR 4 Jawa Timur di Surakarta, Jumat (11/10/2019) malam.

“OJK kembali mengingatkan lima prinsip perlindungan konsumen, untuk mencegah terjadinya kerugian pelanggan yang bersentuhan dengan jasa perbankan terlebih peer to peer landing fintech. Untuk itu, tetap waspada dengan iming-imingan fintech ilegal ini,” pesan Mulyanto.

Lima prinsip ini kata Mulyanto, diantaranya, transparansi, perlakuan yang adil, penanganan pengaduan serta penyelesaian sengketa konsumen secara sederhana, cepat dan biaya terjangkau. Keempat kerahasiaan dan keamanan data/informasi konsumen, dan yang kelima adalah keandalan.

"Pihak bank atau lembaga jasa keuangan harus transparan harus jelas tentang hak dan kewajiban kreditur. Manfaatnya apa dan risikonya apa harus dijelaskan dengan jelas pada konsumen, tidak boleh ada syarat dan ketentuan berlaku. Tapi harus dijelaskan semuanya jika tidak ada yang dirugikan," tegasnya.mwp

dilihat : 88 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution