Jum'at, 22 November 2019 16:52:18 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 2
Total pengunjung : 520227
Hits hari ini : 1584
Total hits : 5100870
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Peragaan Busana Sambit Peringatan Hari Batik di Bandara Juanda






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 02 Oktober 2019 17:05:18
Peragaan Busana Sambit Peringatan Hari Batik di Bandara Juanda



Surabaya,pustakalewi.com - Sejarah Hari Batik Nasional diinisiasi sepuluh tahun yang lalu, ketika UNESCO mengakui batik sebagai salah satu warisan budaya dunia, pada tanggal 2 Oktober 2009. Sejak saat itu, Indonesia menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Apresiasi terhadap batik diwujudkan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya dengan menggelar peragaan busana berbahan batik di T2 Keberangkatan Internasional, Rabu (2/10).

Tahun ini merupakan tahun kedua Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya menyelenggarakan event dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Melalui peringatan Hari Batik Nasional tahun 2019, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya bermaksud untuk menciptakan public engagement dengan para pengguna jasa bandara melalui thematic event Hari Batik Nasional.

Kegiatan _fashion show_ ini menampilkan koleksi busana berbahan batik dari Diah Gardenia by Eko Tjandra ready to wear dan make up oleh Inez Cosmetics. Peraga busana batik adalah para Duta Bandara Juanda dan beberapa model dari perwakilan maskapai.

PTS General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Mashabi menyebut bahwa penyelenggaraan acara ini juga bermaksud untuk memaknai dan melestarikan batik sebagai warisan budaya dunia. "Hal ini menjadi penting karena pemahaman yang kita miliki akan diteruskan kepada generasi yang akan datang,” kata Mashabi.

"Selain sebagai hiburan bagi pengguna jasa, kegiatan peragaan busana batik di Bandara Internasional Juanda juga bertujuan menjaga eksistensi batik itu sendiri agar tetap lestari di tengah modernisasi. Ternyata banyak cara yang menarik mempadu padankan batik, unik tapi tetap kekinian," sambungnya.

Selain peragaan busana, juga ada kegiatan mencanting batik oleh Art Batik Community, dimana para Duta Bandara mengajak pengguna jasa untuk membuat batik pada selembar kain dan topeng yang disediakan.

Kegiatan Hari Batik di bandara ini pun mendapatkan tanggapan positif dari para penumpang, salah satunya adalah Firo yang bepergian dengan pesawat Singapore Airlines tujuan Surabaya – Malaysia.

“Saya baru pertama kali melihat kegiatan Fashion Show ini di Terminal 2 Internasional, biasanya saya melihat peragaan busana itu di Mall. Saya rasa kegiatan ini sangat unik dan bagus, karena dapat memberikan hiburan bagi para penumpang yang sedang menunggu di ruang tunggu agar tidak merasa jenuh,” ucap Firo.pr/red

dilihat : 23 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution