Selasa, 19 November 2019 14:27:43 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520219
Hits hari ini : 2037
Total hits : 5092930
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Gereja GMIM di Manado Terbakar, 2 Rumah Pelayanan Pendeta






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 28 September 2019 09:33:36
Gereja GMIM di Manado Terbakar, 2 Rumah Pelayanan Pendeta

istimewa

Manado - Kebakaran hebat terjadi di GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa) Solagratia, Kairagi II, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (27/9).

Sebanyak 11 mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Sulut dikerahkan untuk memadamkan api yang sudah berkobar sejak pukul 18.05 WITA.

Api menghanguskan hampir keseluruhan bangunan gereja dan dua rumah pelayanan pendeta yang terletak di belakang gereja, tepatnya di ruas jalan menuju Bandar Udara Sam Ratulangi.

Beruntung, para pelayan gereja yang tengah menggelar rapat kecil di ruang utama yang terletak di depan bangunan gereja, berhasil dengan cepat mengevakuasi diri mereka. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum manadobacirita, pertama kali api terlihat dari plafon bagian belakang rumah ibadah tersebut. Tiupan angin yang kencang akhirnya mempercepat nyala api yang menjalar ke gedung utama dan dua rumah pelayanan pendeta.
Api yang berkobar dengan cepat menghanguskan bangunan gereja dan hanya menyisakan dinding. Sementara, dua rumah pastori beserta isinya juga tak bersisa.

"Jadi untuk saat ini, keluarga dua pendeta yang melayani di jemaah GMIM Solagratia ini memang kehilangan tempat tinggal," tutur Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Peter Eman, Jumat (27/9).

Pihak kepolisian sendiri masih belum dapat memastikan pemicu kebakaran. Namun, analisa sementara menyebutkan adanya korslet aliran listrik yang memicu api.

"Walaupun dugaan sementara adalah korsleting, tapi hal itu belum bisa dijadikan sebagai penyebab kebakaran yang sebenarnya sebelum dilakukannya olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kami akan menyelidikinya," kata Kapolres Kota Manado, Kombes Pol Benny Bawensel, yang ikut turun ke lokasi kebakaran, Jumat (27/9).

Benny bilang, pihaknya akan mensterilkan lokasi kejadian kebakaran dan akan memulai olah TKP pada esok pagi.
Wakil Wali Kota Manado, Mor D Bastiaan, menginstruksikan jajaran terkait untuk membantu proses evakuasi korban, termasuk menyediakan keperluan darurat untuk keluarga pendeta yang rumahnya ikut terbakar.

"Kami sudah langsung membawa semua keperluan paling urgent untuk semua korban, termasuk makanan cepat saji dan peralatan tidur," kata Eman.

Sementara, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Pasalnya, kini bangunan gereja hanya tersisa dinding. Demikian juga dengan dua rumah pelayanan pendeta yang terletak di bagian belakang gereja.

kumparan

dilihat : 36 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution