Senin, 14 Oktober 2019 03:23:16 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520138
Hits hari ini : 243
Total hits : 5020827
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Petenis Muda Indonesia Luncurkan Aplikasi Trainme






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 21 September 2019 18:05:46
Petenis Muda Indonesia Luncurkan Aplikasi Trainme

Jakarta - Petenis muda Indonesia Jeremy Morgan dan Aldrin Ong yang masih duduk di bangku SMA di Jakarta, meluncurkan aplikasi bernama Trainme. Sebagai pendiri, keduanya mengaku bahwa aplikasi yang diciptakannya ini berguna untuk menghubungkan antara pemain dan pelatih tenis secara daring di seluruh Indonesia.

"Di aplikasi ini, seluruh pemain dan pelatih tenis dapat saling terhubung. Kita bisa mencari lawan tanding atau berlatih satu sama lain," kata Jeremy yang diamini rekannya Aldrin sebagai pasangan ganda putra di Kantor PP Pelti di kawasan Stadion Tenis, Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Pengguna hanya perlu mendaftarkan diri agar dapat menikmati seluruh fitur dalam aplikasi secara gratis. Saat sudah masuk ke dalam aplikasi, pengguna dapat memilih sebagai pemain atau pelatih. Pengguna dapat memilih lawan tanding dari kalangan amatir hingga profesional.

"Selain itu, untuk menu berlatih, terdapat pula pelatih yang dapat memberi pelatihan secara privat di manapun sesuai persetujuan. Ini akan membantu petenis untuk menemukan pelatih yang sesuai dengan kebutuhannya atau sebaliknya. Sementara petenis pun bisa mencari sparring partner yang cocok untuk berlatih. Jadi di aplikasi ini, kita hanya perlu membuat perjanjian dengan lawan atau pelatih. Dari tempat hingga waktu, semua terserah pengguna," ungkapnya.

Aldrin menjelaskan pengembangan aplikasi tersebut dilakukannya karena memiliki hobi bermain tenis. Ia percaya, olahraga tenis di Indonesia memiliki prospek positif untuk lebih berkembang saat para pemain dan pelatih saling terhubung.

"Saya dan Jeremy membangun aplikasi ini sejak Januari 2019 dengan dana swadaya. Setelah resmi beroperasi sejak Juni lalu, pengguna aplikasi itu sudah mencapai 300 unduhan dengan rating lima bintang dari pengunduh. Ke depannya, kami memiliki target membuat aplikasi serupa untuk olahraga lain, seperti sepak bola, basket, dan lainnya," jelasnya.

Sebagai induk organisasi tenis di Tanah Air, PP Pelti menyambut baik peluncuran aplikasi berlabel Trainme ini.

"Kami sangat berterima kasih dan mendukung semua upaya yang dilakukan siapa pun untuk ikut mengembangkan tenis di Indonesia. Apalagi aplikasi ini dibuat oleh dua anak bangsa yang kebetulan juga petenis," tutup Sekretaris Jenderal PP Pelti, Lani Pradipta Sardadi.b1/red

dilihat : 34 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution