Senin, 14 Oktober 2019 03:08:45 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520138
Hits hari ini : 207
Total hits : 5020791
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Sinergi Pemprov Jatim dan Bank Indonesia Guna Menyikapi Gejolak Ekonomi Global






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 14 September 2019 19:05:07
Sinergi Pemprov Jatim dan Bank Indonesia Guna Menyikapi Gejolak Ekonomi Global

Surabaya,pustakalewi.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Bank Indonesia (BI) menggelar seminar peluang ekonomi dan investasi di Jatim. Hal ini menyikapi gejolak kondisi ekonomi global yang tengah terjadi, dimana penguatan kapabilitas industri nasional perlu terus didorong untuk meningkatkan kontribusi pada perekonomian. Tak hanya itu, upaya untuk menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit) pun harus terus dilakukan.

Seminar Nasional ini bertema “East Java Investment Gaining Momentum Amidst The Stable Outlook" yang digelar di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, Kamis (12/9).

“Seminar dihadirkan narasumber yang memaparkan prospek ekonomi dan peluang investasi di Indonesia, khususnya Jawa Timur,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Difi A Johansyah, di Surabaya, Kamis (11/9).

Penyelenggaraan Seminar Nasional yang menghadirkan pembicara Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak ini menjadi rangkaian kegiatan East Java Infestival (EJI) yang diselenggarakan Pemprov Jawa Timur pada 12-15 September 2019 di Grand City Convention & Exhibition Surabaya.

Kegiatan EJI diharapkan mampu menjadi etalase dan media promosi berbagai sektor investasi Jawa Timur. Di dalamnya ada berbagai rangkaian kegiatan, termasuk forum investasi dan business matching antara investor dengan pemilik proyek investasi.

“EJI adalah bentuk komitmen bersama untuk mendorong percepatan investasi di Jawa Timur. Harapannya, EJI mampu menarik investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Jawa Timur,” jelas Difi.

Menurutnya, seminar tersebut untuk menindaklanjuti upaya tersebut dan Pemerintah bersama BI serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyepakati 6 langkah strategis untuk memperkuat kinerja industri manufaktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan dan inklusif.

Enam langkah strategis tersebut, pertama, meningkatkan efisiensi logistik melalui pembangunan infrastruktur. Kedua, mendukung peningkatan iklim investasi melalui sistem perizinan dengan mengimplementasikan Online Single Submission (OSS).

Ketiga, mendukung harmonisasi regulasi dan program kebijakan untuk meningkatkan produktivitas industri, antara lain melalui penerbitan ketentuan pelaksanaan super deductible tax dan penerbitan penyempurnaan ketentuan pendukung Kendaraan Ramah Lingkungan.

Keempat, mendukung kelancaran sistem pembayaran melalui perluasan kerjasama Local Currency Settlement untuk perdagangan internasional dengan dua negara mitra, perluasan kerjasama Local Currency Settlement untuk investasi (Malaysia, Thailand), serta pengembangan sistem pembayaraan melalui perluasan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan peluncuran Quick Response (QR) Code Indonesian Standard (QRIS).

Kemudian kelima, mendorong pembiayaan melalui pembiayaan yang berwawasan lingkungan (green financing) melalui pelonggaran Loan to Value (LTV) dan uang muka, serta pelebaran Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dan perluasan cakupan komponen sumber funding. Keenam, mendukung promosi perdagangan dan investasi industri manufaktur.pr/red

dilihat : 24 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution