Senin, 14 Oktober 2019 03:55:29 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520138
Hits hari ini : 299
Total hits : 5020883
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Mulai Awal September Bank Indonesia Terapkan Sistem Kliring Baru






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 31 Agustus 2019 08:45:55
Mulai Awal September Bank Indonesia Terapkan Sistem Kliring Baru

Surabaya,pustakalewi.com - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Jawa Timur mengumumkan Kebijakan Baru Sistem Kliring Bank Indonesia (SKBI) salah satunya menurunkan biaya transfer dari Rp5.000 per transaksi menjadi Rp3.500 terhitung 1 September 2019.

"Karena tanggal 1 September hari Minggu, maka efektifnya berlaku tanggal 2 September," kata Amanlison Sembiring selaku Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Jumat (30/8/2019).

Amanlinson, menjelaskan selain ada pemotongan biaya, kebijakan kliring baru juga terkait lamanya proses transfer antar bank yang dipercepat dari biasanya dua jam sampai kini satu jam saja.

Dia menjelaskan kebijakan ini diberlakukan sebagal respon atas perkembangan digitalisasi yang mengubah lanskap risiko secara signifikan, akibat meningkatnya ancaman siber, persaingan monopolistik. dan shadow banking yang dapat mengurangi efektlvltas pengendalian moneter.

Guna stabilitasi sistem keuangan dan kelancaran sistem pembayaran, Bank Indonesia telah menetapkan lima visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025.

Sebagai salah satu percepatan untuk mewujudkan itu, Bank Indonesia telah melakukan penyempurnaan kebijakan operasional SKNBI yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri dengan tetap memperhatikan perlindungan kepada nasabah.

Secara rinci adapun perubahan kebijakan kliring meliputi, penambahan periode setelmen dana pada Layanan Transfer Dana yang sebelumnya lima kali sehari yaitu mulai pukul 09.00 tutup pukul 16.45 WIB. Berubah menjadi sembilan mulai pukul 08.00 WIB menjadi 16.45 WIB.

Ada juga penambahan periode setelmen dana pada Layanan Pembayaran Reguler yang sebelumnya dua kali sehari yaitu pada pukul 08.00 dan 14.00 WIB menjadi sembilan kali mulai pukul 08.00 hingga 16.45 WIB.

Perubahan lainnya terkait Percepatan Service Level Agreement (SLA) sebagai dampak penambahan periode setelmen, maka perintah transfer dana dari nasabah dilakukan paling lama dua, menjadi satu jam.

"Dalam kebijakan itu juga dirubahnya peningkatan batas maksimal transaksi yang dapat diproses pada Layanan Transfer Dana dan Layanan Pembayaran Reguler yang sebelumnya maksimal sebesar Rp500 juta

per transaksi menjadi maksimal sebesar Rp1 miliar," tuturnya.

Ditambahkannya, ada juga penyesuaian biaya pada Layanan Transfer Dana yang dikenakan Bank Indonesia kepada Bank peserta SKNBI, yang sebelumnya dikenakan Rp1.000 menjadi sebesar Rp600 per transaksi.mwp

dilihat : 65 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution