Selasa, 20 Agustus 2019 18:53:57 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520079
Hits hari ini : 1362
Total hits : 4881417
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jamhadi Ajak APJI Dukung Jatim Masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 14 Agustus 2019 08:11:15
Jamhadi Ajak APJI Dukung Jatim Masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO

Surabaya - Tim Ahli Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Jawa Timur sekaligus Ketua KADIN Surabaya, Dr Ir Jamhadi, MBA, mengajak anggota dan pengurus Asosiasi Penyelenggara Jasaboga Indonesia (APJI) DPD Jawa Timur dan 25 DPC se-Jawa Timur untuk mendukung kabupaten kota di Jawa Timur masuk jejaring kota kreatif UNESCO (UNESCO Creative City Network/UCCN).

Satu sub sektor yang punya peluang besar untuk Kabupaten Kota di Jawa Timur masuk UCCN ialah gastronomi. Gastronomi erat kaitannya dengan kuliner.

"Mari bersama KADIN Jawa Timur mendorong kabupaten kota di Jawa Timur masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO. Di Indonesia hanya 2 kota, yakni Pekalongan dari batik dan Bandung dari Fashion. Sudah saatnya di Jawa Timur masuk Jejaring Kota Kreatif Unesco. Jatim berpeluang merebut status di sektor gastronomi itu," ujar Jamhadi, melalui sambutannya dalam Pelantikan Pengurus DPD & DPC Jawa Timur APJI masa bhakti 2019-2024 dan pembukaan Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) di Sofia Hotel Sidoarjo.

Jaringan Kota Kreatif UNESCO adalah proyek UNESCO yang diluncurkan pada tahun 2004 untuk mempromosikan kerja sama di antara kota-kota yang mengakui kreativitas sebagai faktor utama dalam pengembangan perkotaan mereka.

Menurut CEO PT Tata Bumi Raya ini, bukan hal yang sulit bagi Jawa Timur untuk bisa masuk dalam UCCN. Apalagi, pelaku usaha di Jawa Timur banyak yang ahli masak memasak, khususnya anggota dan pengurus APJI.

Dampak positifnya jika kabupaten kota di Jawa Timur masuk UCCN, bisa meningkatkan wisatawan sehingga berdampak pada peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB) dan pendapatan asli daerah (PAD).

"APJI akan jadi trigger ekonomi Jatim dan mesin pertumbuhan ekonomi Jatim. APJI bisa bermitra dengan PHRI dan ASITA, untuk menyediakan hidangan tamu hotel. Di Surabaya ada 152 hotel berbintang dengan 43.000 kamar, dan sangat potensial bagi APJI untuk masuk kesana. Itu bisa meningkatkan jumlah wisatawan karena food diplomasi itu penting," ujar Jamhadi.

Dalam acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini, sejumlah tamu undangan hadir. Selain dihadiri Ketua Umum APJI juga hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Mas Purnomo Hadi, Ibu Rachmawati (Ketua IWAPI Jatim), dari Bank Jatim, bank UMKM, dan masih banyak tamu undangan lainnya.k9/red

dilihat : 43 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution