Selasa, 20 Agustus 2019 19:00:59 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520079
Hits hari ini : 1378
Total hits : 4881433
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Perusahaan Penyebab Karhutla di Kalbar Disegel KLHK






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 13 Agustus 2019 08:08:28
Perusahaan Penyebab Karhutla di Kalbar Disegel KLHK

Pontianak - Direktur Jenderal Penegakan Hukum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Rasio Ridho Sani menuturkan pihaknya telah menugaskan tim selama hampir dua pekan lalu ke Kalbar untuk mengamati secara mendalam bagaimana peristiwa Karhutla bisa terjadi di Kalimantan Barat.

Hal tersebut dilakukan setelah adanya indikasi kenaikan jumlah titik hotspot di Kalbar secara signifikan pada periode bulan Juli hingga Agustus 2019.

Rasio Rido Sani mengatakan, saat ini sudah ada Tujuh perusahaan perkebunan di Kalbar yang sudah kita panggil untuk dimintai keterangan dan menghadap penyidik kami. Adapun Beberapa perusahan yang telah di periksa di Kalbar diantaranya PT MAS, PT UKI, PT DAS, PT GKM, PT SUM, PT PLD dan PT SP.

“Kita juga sudah melakukan pemasangan Plang penyegelan bahwa lokasi yang terbakar akan menjadi titik awal penyidikan dan penyelidikan,” ujarnya, Senin (12/8/2019) pagi.

Penyegelan dilakukan lantaran di areal konsesi ditemukan adanya titik api dan bekas lahan terbakar. Pihaknya juga akan mendalami temuan tersebut apa penyebab dari kebakaran tersebut.

“Kita juga akan lihat apa saja yang terjadi di lapangan. Kita mengenal istilah tanggungjawab mutlak, pemilik lokasi harus bertanggungjawab terhadap Karhutla di lokasi mereka,” kata Rasio Rido Sani.

Ia juga memaparkan sudah ada dua perusahaan di Kalbar dipersiapkan untuk diajukan gugatan perdata. “Paling lambat dua pekan kedepan berkasnya akan masuk ke pengadilan,” ujarnya.

Selain tujuh perusahan itu dalam kesempatan yang sama Gubernur Kalbar Sutarmidji juga memanggil 94 perusahaan lainnya di Kalbar terkait kasus Karhutla saat ini.Bj/red

dilihat : 24 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution