Selasa, 20 Agustus 2019 18:39:11 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520079
Hits hari ini : 1320
Total hits : 4881375
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tingginya Angka Perceraian, FKH UNAIR Ajak Masyarakat Untuk Tidak Kawin Dini






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 27 April 2019 05:05:19
Tingginya Angka Perceraian, FKH UNAIR Ajak Masyarakat Untuk Tidak Kawin Dini

Jember,pustakalewi.com - Tingginya angka perceraian dibeberapa wilayah di Indonesia termasuk di Kabupaten Jember Jawa Timur banyak terjadi dikarenakan salah satunya adalah maraknya dilakukan pernikahan dini.

Melihat fenomena tersebut, membuat Departemen Hukum Perdata Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (Unair) tergugah untuk mengajak masyarakat mengubah sudut pandang terhadap perkawinan usia dini yang seringkali menjadi faktor utama terjadinya perceraian.

Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat, Departemen Hukum Perdata FH Unair mengadakan sosialisasi bertema “Penyuluhan Hukum Tentang Kawin Dini dan Perceraian Menurut Perspektif Hukum Perkawinan” pada Kamis,(25/04) di Desa Kaliwining Jember.


Acara yang diikuti sekitar 63 orang dari Forum K3S (Kelompok Kerja Kepala sekolah) Kabupaten Jember menghadirkan narasumber pakar yaitu Dosen Hukum Islam dan Hukum Waris FH Unair, Dr. Prawitra Thalib, SH.,MH, Polres Jember, Meldy M. Almiando,SH.,MH dan Maulana,SH.dari perwakilan Senyum desa.

Dr. Prawitra selaku Ketua Kegiatan Pengabdian Masyarakat mengatakan bahwa, sosialisasi di Kabupaten Jember ini merupakan salah satu kegiatan Pengabdian Masyarakat para dosen FH Unair yang dilaksanakan dalam rangka pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian, pengajaran dan penelitian.

“Dipilihnya Kabupaten Jember Jatim sebagai lokasi sosialisasi karena banyaknya terjadi kasus pernikahan usia dini yang berimbas pada putus sekolah dan tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga. Ini menurut data dari Polres Jember,” kata Dr. Prawitra.

Menurut Dr. Prawitra, persoalan menikah di usia dini memang cenderung akan berujung pada perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga. Namun, lebih dari itu pemahaman terhadap ketentuan mengenai batas usia minimum untuk menikah juga harus disosialisasikan. Karena, penentuan batas usia menikah tersebut berkaitan dengan tingkat kesiapan psikis dari kedua mempelai.

“Sehingga, apabila secara psikologis kedua mempelai tersebut sudah memahami hakikat dan makna sesungguhnya dari suatu pernikahan, diharapkan dapat meminimalisir perceraian dan kekerasan dalam rumahtangga,” terangnya.

Para Dosen FH Unair juga berharap melalui kegiatan sosialisasi ini dapat menekan angka perceraian dan kekerasasan dalam rumah tangga yang diakibatkan pernikahan dini. Serta, memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Jember khususnya para orang tua dan pelajar. Agar, tidak secara mudah menikahkan anak anaknya di usia muda.

Dikesempatan yang sama, Ketua K3S Purwono juga menyampaikan bahwa, problematika nikah dini merupakan hal yang dapat mempengaruhi kualitas pendidikan. Karena, banyak anak anak yang tidak dapat sekolah karena menikah. Disamping itu, peran pendidik juga diperlukan untuk mengubah mindset para orang tua dan murid bahwa menikah bukanlah hal yang mudah, butuh persiapan baik materi, maupun psikologis.

Melalui kolaborasi tersebut terciptalah suatu solusi solusi yang efisien dan aplikatif, yang mana salah satunya adalah dengan mengefektifkan peran guru di lingkungan sekolah untuk mendidik murid supaya tidak hanya paham tentang kurikulum pembelajaran saja namun lebih ditekankan juga pada pemahaman terhadap kesiapan psikologis siswa ketika akan berinteraksi dengan masyarakat maupun ketika akan membentuk rumahtangga.pr/red

dilihat : 22 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution