Selasa, 16 Juli 2019 19:56:44 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520044
Hits hari ini : 1734
Total hits : 4809640
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pelantikan Anggota DPRD Baru Dipastikan Akgir Agustus Mendatang






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 11 Juli 2019 08:05:13
Pelantikan Anggota DPRD Baru Dipastikan Akgir Agustus Mendatang

Surabaya - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur memastikan bahwa pelantikan anggota DPRD Jatim terpilih 2019 - 2024 akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2019. Mengingat pada 31 Agustus 2019 juga habisnya masa jabatan anggota DPRD Jatim periode 2014 - 2019.

"Rencananya, pelantikan dilakukan di 31 Agustus 2019. Sebab, kami dulu menandatangani berita acara masa tugas ya pada 31 Agustus,” kata Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi ditemui di ruang pimpinan DPRD Jatim, Rabu (10/7).

Dikatakannya, Anggota DPRD Jatim terpilih 2019 - 2024 nanti akan langsung dilantik oleh menteri dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. ”Namun, kami belum dapat memastikan, apakah Mendagri nanti akan melantik sendiri atau melimpahkannya ke pejabat lain. Misalnya, kepada Gubernur,” katanya.

Meski masih menyisakan waktu lebih dari sebulan, saat ini pihaknya telah memulai memetakan Komposisi Alat Kelangkapan Dewan (AKD). Mulai dari Badan Kehormatan, Badan Legislasi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Komisi hingga pimpinan Fraksi. ”Komposisi itu tidak harus dibahas di hari yang sama (dengan pelantikan). Bahkan, komposisinya mulai dibicarakan di internal fraksi mulai saat ini,” kata Kusnadi yang juga poliisi asal Fraksi PDIP Jatim.

Kusnadi yang berasal dari Sidoarjo ini, menjelaskan bahwa jumlah Anggota DPRD yang dilantik bertambah, dari yang sebelumnya 100 orang menjadi 120 anggota. Namun, jumlah Fraksi kemungkinan tetap sama dengan periode sebelumnya, yakni sembilan Fraksi.

Aturan dalam membentuk Fraksi telah diatur Peraturan Pemerintah (PP) 12 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Pasal 120 Ayat 3. Di dalam aturan ini menjelaskan bahwa setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.

Sementara untuk komisi di DPRD Jatim berjumlah lima komisi. ”Untuk partai yang jumlah anggotanya kurang dari lima kursi, akan bergabung untuk bisa membuat Fraksi,” kata Kusnadi.

Karena jumlah Anggota Dewan bertambah, anggota AKD dipastikan juga bertambah. Misalnya, Anggota Komisi akan bertambah dari yang sebelumnya 19 anggota menjad 23 anggota. ”Kemudian, Bamus dari yang awalnya 39 anggota menjadi lebih banyak lagi, misalnya 49 Anggota. Begitu juga untuk AKD yang lain,” katanya.

Saat ini, Anggota DPRD Jatim terpilih belum resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Sebab, saat ini proses pemilu masih dalam tahap penyelesaian gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Proses penyelesaian hingga putusan di MK dijadwalakn selesai satu bulan. Rencananya, MK akan melakukan pengucapan putusan pada 6 Agustus sampai 9 Agustus 2019. Selanjutnya, KPU akan membagi kursi Anggota Dewan berdasar suara masing-masing partai hingga akhirnya ditetapkan.

Berikut Perolehan Kursi Tiap Partai untuk DPRD Jatim di Pemilu 2019 Berdasarkan Hasil rekapitulasi Suara: 1. PDI Perjuangan: 27 kursi 2. PKB: 25 kursi 3. Gerindra: 15 kursi 4. Demokrat: 14 kursi 5. Golkar: 13 kursi 6. NasDem: 9 kursi 7. PAN: 6 kursi 8. PPP: 5 kursi 9. PKS : 4 kursi 10. Hanura ; 1 kursi 11. PBB ; 1 Kursi.info/red

dilihat : 25 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution