Kamis, 19 September 2019 06:49:02 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520102
Hits hari ini : 676
Total hits : 4961780
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Perwakilan 12 Negara Ikut dalam Asia Summer Program di UK Petra






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 04 Juli 2019 08:05:14
Perwakilan 12 Negara Ikut dalam Asia Summer Program di UK Petra

Surabaya,pustakalewi.com - Universitas Kristen (UK) Petra kembali menggelar Asia Summer Program (ASP) mulai 1-19 Juli 2019. ASP melibatkan 12 negara. Program pendek selama tiga minggu ini merupakan program liburan musim panas khusus bagi mahasiswa Asia, sekaligus sambil belajar.

“ASP 2019 merupakan ASP ke-8, dan UK Petra mendapat giliran kembali menjadi tuan rumahnya. Mengambil tema Hero in Me, kami ingin menunjukkan bahwa menjadi pahlawan masa kini tak harus berperang,” kata Koordinator ASP 2019 Monika Kristanti, Rabu (03/07/2019).

Monika melanjutkan, setiap orang dapat menjadi pahlawan dengan hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan bersama anak-anak muda lain melangkah bersama menjadikan dunia tempat yang lebih baik untuk ditinggali

Dia menjelaskan, program ini akan mendapatkan empat satuan kredit semester (SKS) dari dua mata kuliah yang dipilihnya. Menggunakan bahasa pengantar Inggris, para pengajarnya adalah para dosen mitra.

Selain dari Indonesia, 11 negara yang berpartisipasi antara lain Bangladesh, Jepang, Lithuania, Malaysia, Filipina, Portugal, Korea, Singapura, Taiwan, Thailand yang mewakili 20 universitas. Total peserta program ini mencapai 157 mahasiswa yang terdiri dari 65 mahasiswa asing, 86 mahasiswa UK Petra, dan 6 mahasiswa UKRIDA & Machung.

Menariknya, para peserta mendapatkan kegiatan akademik dan non-akademik. Selama berada di dalam kelas, mereka juga akan belajar budaya Indonesia dengan cara yang fun. Di antaranya ada tur keliling Kota Surabaya dan Bromo di akhir pekan, workshop, ditambah lagi dengan aktivitas-aktivitas menarik lainnya untuk mengenal Asia lebih dalam. Setiap kegiatan baik di dalam kelas atau aktivitas lainnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya.

Aktivitas non-akademik yang menarik misalnya seperti fun games tradisional secara berkelompok di gedung Q lantai 3, area Reflection room di kampus UK Petra. Para peserta diajak bermain lomba kelereng, bakiak, makan kerupuk dan keset balon. Sedangkan keesokan harinya (04/07/2019) akan diajak bermain human ladder, balap karung, semangka koin dan sendok tepung.

”Dengan total 22 kelas, kami ingin membentuk pemimpin-pemimpin masa depan di Asia yang memahami budaya Asia dan berkarakter di dalam era globalisasi,” pungkas Monika.pr/red

dilihat : 38 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution