Senin, 09 Desember 2019 03:30:42 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520270
Hits hari ini : 194
Total hits : 5142884
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Polisi India Berhasil Menangkap Anggota ISIS






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 13 Juni 2019 14:05:33
Polisi India Berhasil Menangkap Anggota ISIS

Ilustrasi


New Delhi - Petugas anti-terorisme India melakukan penggerebekan terhadap pendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di tujuh lokasi di selatan negara itu pada Rabu (12/6). Aparat masih menginterogasi beberapa pendukung yang diduga dari organisasi militan.

Seperti dilaporkan AFP, penggerebekan di kota Coimbatore, Tamil Nadu, dilakukan setelah penangkapan seorang warga negara India pada bulan April. Tersangka diduga mengikuti Zahran Hashim, dalang pemboman 21 April di Sri Lanka yang menewaskan 253 orang.

Badan Investigasi Nasional India (NIA) mengatakan "terdakwa utama" dalam kasus Coimbatore, Mohammed Azarudeen, 32, "telah menjadi teman Facebook" dari Hashim.

Disebutkan, lima lainnya juga "menyebarkan ideologi organisasi teroris terlarang ISIS / Daesh di media untuk melaksanakan serangan teroris di India Selatan terutama di Kerala dan Tamil Nadu ".

India telah mengkhawatirkan para ekstremis Islam di wilayahnya selama beberapa waktu dan pemboman Sri Lanka membuat pihak berwenang khawatir bahwa negara mayoritas Hindu itu mungkin menghadapi risiko serangan oleh para jihadis.

Hashim adalah seorang ulama Sri Lanka yang memimpin serangan bunuh diri Minggu Paskah terkoordinasi pada gereja dan hotel di Sri Lanka yang menjadi salah satu insiden teroris paling mematikan di dunia.

Otoritas Sri Lanka menyalahkan kelompok jihadis setempat, Jemaat Thowheeth Nasional (NTJ). Tetapi ISIS juga mengaku bertanggung jawab.B1/red

dilihat : 40 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution