Minggu, 18 Agustus 2019 17:48:45 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520077
Hits hari ini : 1273
Total hits : 4877382
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BFI Finance Dorong Program Pemberdayaan Perempuan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 20 Mei 2019 08:08:05
BFI Finance Dorong Program Pemberdayaan Perempuan

Surabaya - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) akan menggencarkan lagi program kegiatan yang melibatkan kaum perempuan di Jawa Timur (Jatim). Pasalnya, kaum perempuan dinilai memiliki potensi besar di pasar pembiayaan, selain sebagai pengelola keuangan yang handal di dalam keluarga, tidak sedikit kaum perempuan yang menggeluti usaha kecil.

Area Manager BFI Finance Surabaya, Nuzul Ittaqa, mengatakan, program BFI Srikandi khusus menyasar kaum perempuan yang mulai digeber sejak Februari tahun ini di Surabaya telah mendapat respon positif dari kaum perempuan. Program ini telah menyumbang pertumbuhan 10 persen dalam tiga bulan terakhir. Animo kaum perempuan terhadap program BFI Srikandi bisa dilihat dari prosentase nasabah perempuan di wilayah Surabaya yang meliputi Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Jika sebelumnya kontribusi nasabah perempuan sekitar 42 persen, saat ini naik di angka 48 persen.

"Karena itu, kita akan gencarkan lagi program yang melibatkan kaum perempuan ini. Pada tahap awal, kita sebenarnya tidak menargetkan ibu-ibu yang ikut dalam program BFI Srikandi itu serta merta menjadi nasabah kita, namun yang terpenting adalah bagaimana mereka mendapat sosialisasi tentang kemampuan mengakses pembiayaan yang lebih mudah,” kata Nuzul di sela kegiatan Pekan Raya Srikandi bertajuk Cooking Show with Chef Amel Masterchef di GWalk CitraLand Surabaya, Sabtu (18/5/2019).

Menurut Nuzul, kegiatan yang melibatkan kaum perempuan itu bisa bermacam-macam bentuknya. Namun yang jelas, program itu bisa langsung terhubung dengan kelompok-kelompok dan komunitas perempuan, baik dalam bentuk program layanan maupun program pendampingan untuk mendorong kemandirian dan inklusifitas keuangan bagi perempuan.

Salah satunya adalah program yang dikemas dalam kegiatan mingguan yang hadir di tengah-tengah ruang publik, Pekan Raya Srikandi dengan mengusung tema-tema yang dekat dengan permasalahan perempuan dan ruang lingkupnya seperti yang kini dilakukan di beberapa daerah termasuk di Surabaya.

"Harapannya, kedepan kontribusi nasabah perempuan kita akan terus meningkat paling tidak di atas 50 persen, seiring dengan kian gencarnya sosialisasi program BFI Srikandi ini," tandas Nuzul.

Nuzul menyatakan, banyaknya minat kaum perempuan tak lepas dari banyaknya keunggulan yang dimiliki program BFI Srikandi, mulai syarat pengajuan yang mudah dan cepat, dan saat ini BFI Finance tengah memberikan program cashback sebesar Rp 200.000 untuk setiap pengajuan yang disetujui. Nilai pembiayaan yang dilayani mulai Rp 1 juta.

"Intinya kita akan terus dengungkan program ini untuk memberikan spirit dan kontribusi ke perempuan dan membanu program pemerintah dalam meningkatkan derajat ekonomi masyarakat Indonesia," ujar Nuzul.

Sementara itu, Direktur Bisnis BFI Finance, Sutadi, menyatakan, program pelayanan pembiayaan perempuan beserta aktivasi pekan raya mingguan ini tidak hanya berhenti diselenggarakan di Surabaya saja, tetapi juga dipersiapkan sejumlah program lain, baik layanan keuangan maupun program wacana perempuan di seluruh Indonesia.

"Khususnya wilayah yang memang angka konsumen perempuan kita cukup tinggi seperti di Kota Solo, Semarang, Samarinda, Pontianak, Pekanbaru, Medan, Makasar, dan Kediri," ungkap Sutadi.B1/ed

dilihat : 40 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution