Minggu, 18 Agustus 2019 17:59:54 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520077
Hits hari ini : 1306
Total hits : 4877415
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kota Tangerang dan Tangsel Wakili Banten Menuju Program Smart City Nasional






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 15 Mei 2019 20:05:29
Kota Tangerang dan Tangsel Wakili Banten Menuju Program Smart City Nasional

Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong implementasi Kota Cerdas (Smart City) di 100 Kabupaten/ Kota. Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo saat menghadiri Pembukaan Gerakan menuju 100 Smart City 2019 di Hotel Santika Premiere, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

“Saat ini Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Dalam Negeri terus mendorong terlaksananya pengembangan Kota Cerdas dengan menerapkan 4 (empat) strategi,” kata Tjahjo dalam siaran persnya yang diterima.

Keempat strategi itu antara lain yakni mendorong pengembangan penerapan sistem informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah baik dari sisi perencanaan maupun penganggaran. Beberapa regulasi yang telah diterbitkan yang mengamanatkan terkait dengan penggunaan sistem informasi dalam proses perencanaan dan penganggaran yaitu Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Perpres Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan Pembangunan dan Evaluasi Ranperda RPJPD dan RPJMD dan RKPD, serta Permendagri Nomor 98 Tahun 2018 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah.

Sebagai tindak lanjut dari amanat peraturan perundang-undangan di atas maka Kemendagri telah mendorong Pemerintah Daerah untuk membangun Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). SIPD yang sedang dibangun saat ini prinsipnya terdiri dari e-Database, e-Planning, e-Monev dan e-Reporting. Berdasarkan konsep pengembangan besar dimaksud, saat ini juga telah dikembangkan aplikasi pembangunan daerah meliputi e-Database, e-Planning RPJMD-Renstra PD dan e-Planning RKPD-Renja PD.

“Kesemuanya berbasis teknologi informasi dan komunikasi (internet) yang salah satu tujuannya untuk percepatan implementasi kota cerdas di 100 Kabupaten/Kota,” kata Tjahjo.

Kedua, penyusunan Perda Dokumen Rencana Pembangunan Daerah dengan terlebih dahulu menyusun dokumen KLHS Perencanaan Pembangunan Daerah. Hal ini sebagai langkah awal dalam mewujudkan pembangunan kota cerdas dan berkelanjutan sesuai amanat amanat Permendagri Nomor 7 Tahun 2018.

“Melalui Permendagri dimaksud, diamanatkan kepada pemerintah daerah untuk menyusun dokumen KLHS sebelum menyusun dokumen RPJMD sebagai bahan masukan dalam penyusunan dokumen RPJMD,” papar Tjahjo.

Ketiga, mendorong perencanaan pembangunan kota agar dalam proses penyusunan dokumen rencana pembangunannya dilakukan analisis yang komprehensif dan berbasis pada data dan informasi yang update dan akuntabel sebagaimana amanat Permendagri 86 Tahun 2017.

Keempat, mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan percepatan penyelesaian Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Daerah dalam rangka mendukung pengembangan Kota Cerdas berbasis tata ruang.

“Mengingat hingga saat ini sudah terdapat 51 Perda RDTR yang telah disusun dan ditetapkan oleh pemerintah kabupaten/kota dari 1.838 RDTR yang harus ditetapkan secara nasional,” tegas Tjahjo.

Dalam kesempatan yang sama, Tjahjo juga meminta Kepala Daerah untuk segera mengambil langkah untuk mendorong terlaksananya pengembangan Kota Cerdas.

“Saya mengimbau agar kepala daerah beserta jajarannya segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mendorong terlaksananya pengembangan Kota Cerdas di 100 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia,” pinta Tjahjo.

Untuk diketahui, di Banten sendiri, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi bagian dari daftar kota peserta tahap pertama Gerakan Menuju 100 Smart City. Ini adalah gerakan yang membimbing Kabupaten/ Kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di setiap daerah.btn/red

dilihat : 25 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution