Sabtu, 24 Agustus 2019 09:18:19 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 893
Total hits : 4897003
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Konsumsi Listrik Lebaran Diprediksi Turun 5%






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 13 Mei 2019 20:05:33
Konsumsi Listrik Lebaran Diprediksi Turun 5%

Surabaya - Tim Posko Nasional Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi konsumsi listrik selama lebaran 2019 akan turun hingga 5% atau sebesar 5 Giga Watt (GW).

Ketua Posko Nasional ESDM, Rida Mulyana dalam keterangannya, Senin (13/5) mengatakan, selama lebaran dipastikan pasokan listrik aman dan lancar. seperti halnya tahun-tahun sebelumnya. Hal itu lantaran tidak beroperasinya sejumlah industri dan bisnis.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, penjualan tenaga listrik pada 2018 telah menembus angka 232,43 Terra Watt hour (TWh) atau naik 5,14% dibanding dua tahun sebelumnya. Pada 2019, diproyeksikan akan terjadi kenaikan penjualan tenaga listrik sebesar 6,40% atau menembus angka 247,3 TWh.

Industri menjadi pelanggan listrik terbesar di Indonesia selama 2018. Total konsumsi listrik sektor ini mencapai 76,345 TWh atau tumbuh 32,85% dari tahun sebelumnya, yaitu 71,72 TWh.

Menurutnya, untuk menjamin keamanan pasokan bahan bakar dan listrik selama lebaran, posko nasional ESDM akan bekerja dari H-15 hingga H+15 lebaran atau dari tanggal 21 Mei 2019 hingga 21 Juni 2019.

Waktu pemantauan ini jauh lebih panjang dari pada posko nasional yang dibentuk pemerintah pusat yakni hanya tujuh hari sebelum dan sesudah lebaran atau dari tanggal 29 Mei sampai 13 Juni 2019.

Tim Posko Nasional ESDM akan bekerja melakukan pemantauan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), gas bumi atau bahan bakar gas (BBG), listrik, hingga bencana geologi. "Kita lakukan seperti tahun lalu yakni monitoring hingga berkoordinasi dengan stakeholder lain," ungkapnya.info/red

dilihat : 37 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution