Sabtu, 24 Agustus 2019 10:07:35 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 1077
Total hits : 4897187
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BI Kediri Siapkan Uang Pecahan Rp 6,1 Triliun Untuk Lebaran






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 08 Mei 2019 23:08:01
BI Kediri Siapkan Uang Pecahan Rp 6,1 Triliun Untuk Lebaran

Surabaya - Bank Indonesia (BI) perwakilan Kediri menyiapkan Rp 6,1 triliun uang pecahan baru. Ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya minat masyarakat mendapatkan uang pecahan untuk berbagi dihari Lebaran 1440 H.

Anggaran uang sebesar Rp 6,1 miliar itu untuk melayani kebutuhan warga Kediri-Madiun-Ponorogo. Jumlah dana tersebut juga untuk pembayaran gaji ke 13 PNS yang rencananya cair bersamaan momentum bulan suci Ramadhan.

Menurut Kepala BI Perwakilan Kediri, Musni Hardi, jumlah dana yang disediakan tahun ini jauh lebih besar jika dibandingkan tahun 2018 lalu yang mencapai Rp 5,2 triliun.

"Untuk kebutuhan tahun ini kita sudah siapkan 6,1 Trilun. Itu lebih tinggi jika dibandingkan tahun lalu yang cuman 5,2 Trilun. Ini kan kita bersamaan dengan pembayaran gaji ke 13. Masyarakat kan butuh uang banyak ya," ujar Musni Hardi kepada media di kantor Perwakilan BI Kediri,, Selasa (7/5).

Bagi masyarakat yang memerlukan uang pecahan baru, jelas dia, bisa ditukarkan di 69 bank yang sudah ditunjuk BI Kediri. Ke-69 bank yang sudah ditunjuk berada di wilayah cakupan kerja BI Kediri meliputi eks krisidenan Kediri-Madiun.

"BI kantor perwakilan Kediri sudah bekerjasama dengan 69 kantor cabang bank se Krisidenan Kediri-Madiun untuk melayani penukaran uang kepada masyarakat, Pelayanan penukaran uang hanya dilakukan khusus pada hari Selasa dan Kamis," tutur Musni.

Sementara bagi nasabah/masyarakat yang ingin menukarkan pecahan uang baru ke bank, dibatasi hanya sebanyak Rp 3,7 juta/ orang. Pecahan nominal uang baru yang disedikan mulai terkecil dari Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu. Agar kenyamanan dan keamanan penukaran uang dapat terjaga, masyarakat dihimbau untuk menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi, baik yang diselenggarakan oleh BI bersama dengan perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk oleh BI.

Hal ini untuk menghindari risiko uang palsu dan kemungkinan selisihi. Tak lupa pula diingatkan masyarakat agar tidak melakukan penukaran uang secara berlebihan dan selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi dengan meneliti ciri-ciri keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat-Diraba-Diterawang).info/red

dilihat : 55 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution