Sabtu, 17 Agustus 2019 22:17:40 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520076
Hits hari ini : 1478
Total hits : 4875894
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Polda Amankan Sabu 2,07 Kg Asal Malaysia






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 04 Mei 2019 08:08:33
Polda Amankan Sabu 2,07 Kg Asal Malaysia

Surabaya - Polda Jatin melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menangkap seorang kurir narkoba yang hendak menjemput sabu selundupan asal Malaysia di sekitar Bandara Juanda Surabaya. Sabu seberat 2,07 kilogram (kg) itu rencananya akan dibawa ke Bangkalan, Madura.

Penangkapan ini bermula dari laporan petugas Bea Cukai Juanda yang mengamankan sabu seberat 2,07 kilogram pada Senin (29/4). "Sabu seberat 2.070 gram itu dikirim dari Malaysia melalui Pos Internasional atau EMS Malaysia dengan tujuan Bangkalan, Madura," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim Kombes Pol Sentosa Ginting Manik, Jumat (3/5).

Untuk mengelabuhi petugas, sabu tersebut disimpan di dalam audio speaker dan dimasukkan ke dalam kardusnya. Tak hanya itu, Manik menambahkan sabu itu dikemas menjadi tiga bungkus dengan berat masing masing 1,05 kg, 0,51 kg dan 0,51 kg.

Sementara, polisi mengamankan seorang kurir bernama Ilmih Fauzi, warga Dusun Maadan RT 003 RW 001 Desa Bator, Klampis, Bangkalan. Ilmih ditangkap saat hendak menjemput barang haram tersebut di depan Kantor Pos SPP Surabaya, tepatnya di Jalan Raya Juanda KM 3-4.

"Sabu dimasukan speaker merk Sony yang dibungkus kardus. Berdasarkan informasi, penerima barang bernama Ilmih Fauzi akan mengambil barang kemudian Kepolisian bersama petugas Bea Cukai melakukan penangkapan di depan Kantor Pos SPP," lanjut Manik.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti nang Rp 51 ribu, satu handphone, kardus tempat speaker merk Sony berikut speakernya hingga selembar resi pengiriman barang dari Pos Internasional (EMS Malaysia). Pelaku pun disangkakan melanggar Pasal 112 ayat (2) dan/atau Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.info/red

dilihat : 38 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution