Sabtu, 24 Agustus 2019 09:15:56 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520083
Hits hari ini : 883
Total hits : 4896993
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Lewat Planet 21 Accor Hotels Ajak Siswa SMK Katolik Mater Ambilis Gunakan Sisa Makanan Dengan Bijak






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 02 Mei 2019 20:05:42
Lewat Planet 21 Accor Hotels Ajak Siswa SMK Katolik Mater Ambilis Gunakan Sisa Makanan Dengan Bijak

Surabaya,pustakalewi.com - Guna memberikan edukasi tentang pentingnya pemanfaatan sisa makanan (Waste Food) Accor Group East Region menggelar workshop di SMK Katolik Mater Ambilis Surabaya, Kamis (02/05).

Khuswatus Solikhin, Chairman P21 Accor East Java selaku penyelenggara mengatakan acara ini digelar Accor Group East Region bertujuan untuk mengurangi dan memanfaatkan surplus food atau waste food tersebut disajikan dengan pengembangan pola olahannya untuk program CSR dan dibagikan kepada orang-orang yang berhak menerima.

Khuswatus menambahkan “Love Food Not Waste”mengatakan, acara ini juga untuk membekali para siswa SMK Katholik Mater Ambilis Surabaya khususnya jurusan perhotelan ini agar mbisa memanfaatkan bahan makanan sisa yang diolah menjadi makanan layak konsumsi.

“Kami yang kesehariannya terlibat langsung terkait pengolahan bahan makanan di perhotelan ingin berbagi tips ini untuk mereka. Sebab di Accor Group sendiri di setiap tahun, ada 1/3 makanan yang terbuang. Dan bahkan 5 persen dari waste food yang masih bisa diamankan itu diolah, karena setiap makanan memiliki standard lay over minimal 5 jam. Se tidaknya, dengan cara ini F&B costing ini ada di bawah 34 persen sebagai standard aturannya,” tandas Khuswatus.

Ia menambahkan, waste food tersebut didominasi dari bahan makanan berat. Baik dari daging maupun sayuran.

“Hasil dari olahan Waste food tersebut, makanan tersebut akan didistribusikan ke masyarakat umum. Bahkan, secara global melalui Accor Group East Region, bisa memproduksi olahan penganan dari bahan waste food tersebut mencapai 100 pax perhari,” jelasnya.

Sementara itu, Suster Viani Chatarina Tunik, Kepala Sekolah SMK Katolik Mater Amabilis Surabaya menyampaikan, adanya gelaran workshop ini baginya cukup membantu para siswa SMK Katolik Mater Ambilis Surabaya memeroleh pengetahuan baru tentang pemanfaatan waste food.

“Program pengolahan bahan makanan yang berlebih ini jadi pengetahuan baru bagi siswa kami. Saya berterima kasih sekali kepada Accor Group untuk gagasan dan program berharga ini. Sebab selama ini banyak bahan-bahan makanan untuk praktek untuk mereka banyak terbuang usai melalui penilaian. Jadi sudah dinilai lansung dibuang, adanya kegiatan ini setidaknya akan lebih menghemat penggunaan bahan makanan untuk praktek,” tutur Suster Viani.

Di kesempatan yang sama, Chairuddin Langkat, General Manager Novotel Samator Surabaya juga mengungkapkan, pengolahan waste food ini merupakan satu misi dari program Planet 21 yang digiatkan Accor Group, tujuannya untuk lebih peduli dan berharap bisa bermanfaat.

“Ada beberapa kebijakan bahwasanya di setiap hotel harus bisa mengelola dan menerapkan policy global, setidaknya mampu menyeimbangkan supply dan deman. Bahkan, Accor Group sendiri juga mulai menerapkan penggunaan tenaga surya, hemat listrik, kurangi konsumsi plastik dan kita share ke community dengan tujuan untuk ramah lingkungan,” pungkasnya.mwp

dilihat : 89 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution