Jum'at, 24 Mei 2019 14:11:46 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 490
Total pengunjung : 507107
Hits hari ini : 2028
Total hits : 4641593
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pasca Pemilu 2019, BKD Jatim Catat Ada 30 ASN Tidak Masuk Kerja






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 19 April 2019 18:15:42
Pasca Pemilu 2019, BKD Jatim Catat Ada 30 ASN Tidak Masuk Kerja

Surabaya - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur mencatat ada sekitar 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja tanpa alasan sehari usai Pemilu. Meski demikian, BKD tidak langsung memberikan sanksi kepada ASN tersebut.

Untuk menindaklanjuti hasil sidak yang dilakukan petugas, Kepala BKD Jatim, Anom Surahno mengatakan pihaknya akan memanggil sejumlah ASN yang diketahui tidak mengantor pada sehari setelah pemilu. “Kami masih lihat dulu apakah terlambat atau nanti ada alasan lain. Kalau memang sengaja baru kita beri sanksi,” ujarnya dikonfirmasi di kantor BKD Jatim, Kamis (18/4).

Anom menjelaskan, ada tiga sanksi yang akan diberikan kepada para ASN yang tidak hadir pada hari pertama masuk kerja, yakni sanksi ringan, sedang dan sanksi berat. “Jika sejumlah ASN tersebut tidak mengantor dengan alasan yang tidak jelas sebanyak tiga kali, kami akan melaporkan agar mereka mendapatkan sanksi salah satunya remunerasinya dipotong,” katanya

Untuk para staf yang akan memberikan sanksi adalah atasan langsung. Sedangkan untuk para pejabat yang akan memberikan sanksi adalah Gubernur atau Wakil Gubernur Jatim selaku pembina ASN.

Anom mengatakan dari sidak tersebut hasilnya jumlah ASN yang masuk sebanyak 8.132 orang. Sedangkan yang sakit ada 28 orang dan ijin secara sah sebanyak 55 orang. Sementara untuk yang ijin melakukan diklat (pendidikan dan pelatihan) sebanyak 67 orang. Untuk yang tukar jaga seperti dokter misalnya, sebanyak 363 orang. “Nah untuk yang tanpa alasan ini sebanyak 30 orang,” jelasnya.

Anom menambahkan, Pemprov memang memberikan larangan untuk ASN melakukan cuti. Menurutnya imbauan tersebut dilakukan beberapa hari sebelum pemilu digelar. “Tanggal 17 April memang hari yang diliburkan namun bukan berarti untuk cuti. Dengan libur tersebut, diharapkan masyarakat bisa memberikan suara ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),” pungkasnya.info/red

dilihat : 17 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution