Minggu, 18 Agustus 2019 04:11:59 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520077
Hits hari ini : 409
Total hits : 4876518
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ganjar Berencana Bangun LRT di Solo Setelah Semarang






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 05 April 2019 20:08:27
Ganjar Berencana Bangun LRT di Solo Setelah Semarang

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapannya menghadirkan Light Rail Transit (LRT) menyusul Palembang dan Jakarta yang sudah terlebih dahulu mempunyai. Rencananya, moda transportasi masal itu bakal dibangun di Kota Semarang.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan, daerahnya sudah siap menghadirkan LRT bagi warganya. Bukan cuma Medan, Bandung, dan Surabaya sebagaimana ditekankan oleh Pemerintah Pusat selama ini.

Ganjar mengatakan, rencana pembangunan LRT untuk masyarakat Jateng sudah ada. Tinggal realisasinya saja. “Tepatnya di Kota Semarang. Pak Wali Kota Hendrar Prihadi sudah menyiapkan itu sejak lama. Maketnya juga sudah dikeluarkan,” katanya, Jumat (5/4).

Menurut Ganjar, proyek LRT di Kota Semarang sudah didiskusikan sejak lama dan masih dikebut persiapannya. Katanya, yang tengah dibahas saat ini adalah soal pendanaan. Pembicaraan melibatkan pemerintah pusat. “Karena ada beberapa mekanisme yang akan dilakukan, bisa dari pusat pembiayaannya atau dari investor,” bebernya.

“Pak Wali sudah bicara dengan saya, minta dukungan. Saya dukung penuh karena Semarang memang sudah perlu,” katanya menegaskan.

Proyek LRT ini, lanjut Ganjar lagi, tak menutup kemungkinan untuk diterapkan di daerah lain juga di Jateng, selain Kota Semarang. Satu nama yang muncul dari pemikiran Gubernur berambut putih itu adalah Kota Solo. Ganjar mengatakan akan lebih baik manakala bisa menjadi penghubung dengan Jogjakarta.

“Kalau ada di Jateng ya bagus, kami sangat setuju. Karena kita mesti mengembangkan transportasi masal. Banyak negara maju, transportasi bukan pribadi, kita aja yang pribadi, kalau ndakpunya mobil diejek. Padahal itu yang menyebabkan pencemaran tinggi, kemacetan luar biasa. Kalau transportasi umumnya bagus, pasti luar biasa,” pungkasnya.

Rencana pembangunan LRT di Kota Semarang sendiri mencuat pada akhir 2018 silam. Sejauh ini yang diketahui rutenya meliputi Bandara Achmad Yani Semarang menuju kawasan Tugu Muda.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan jika pembangunan LRT Semarang memiliki nilai investasi sebesar Rp 200 miliar per kilometer. Skema pembiayaannya adalah melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).fjr/red

dilihat : 450 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution