Jum'at, 24 Mei 2019 14:56:54 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 510
Total pengunjung : 507127
Hits hari ini : 2251
Total hits : 4641816
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Terkait Kasus Rommy, Penyidik KPK Periksa Sekjen DPR






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 04 April 2019 14:05:02
Terkait Kasus Rommy, Penyidik KPK Periksa Sekjen DPR

Jakarta - Hari ini, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Sekjen DPR, Indra Iskandar sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemag) yang menjerat mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy.

“Indra Iskandar diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada awak media, Kamis (4/4/2019).

Selain Indra Iskandar sambung Febri tim penyidik KPK juga sudah menjadwalkan akan memeriksa tiga anggota Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (Pansel JPT) Kemag yakni, Ari Haryanto, Afridul dan M. Basworo untuk melengkapi berkas penyidikan RMY.

Sebelumnya, KPK menetapkan Rommy bersama Kepala Kantor Kemag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan dilingkungan Kemag.

Muafaq dan Haris diduga telah menyuap Rommy untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemag. Muafaq mendaftar diri untuk posisi Kepala Kantor Kemag Kabupaten Gresik dan Haris mendaftar diri sebagai Kakanwil Kemag Provinsi Jatim.

Pada 6 Februari 2019, Haris mendatangi kediaman Rommy dan menyerahkan uang sebesar Rp250 juta untuk memuluskan proses seleksi ini sesuai kesepakatan. Saat itu, KPK menduga telah terjadi pemberian suap tahap pertama.

Namun, pada pertengahan Februari 2019, pihak Kemag menerima informasi bahwa nama Haris Hasanuddin tidak lolos seleksi untuk diusulkan ke Menteri Agama, karena pernah mendapatkan hukuman disiplin.

KPK pun menduga telah terjadi kerja sama antara pihak-pihak tertentu untuk tetap meloloskan Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemag Provinsi Jatim.

Selanjutnya, Haris Hasanuddin dilantik oleh Menag sebagai Kakanwil Kemag Jatim pada awal Maret 2019. Setelah Haris lolos seleksi dan menjabat Kakanwil Kemag Jatim, Muafaq meminta bantuan kepada Haris untuk dipertemukan dengan Romy. (Stv/BJ)

dilihat : 446 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution