Jum'at, 26 April 2019 01:33:30 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 33
Total pengunjung : 495823
Hits hari ini : 246
Total hits : 4557340
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Waroeng Pati Hotel Ibis Budget Surabaya Luncurkan Menu Kuliner Baru






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 21 Maret 2019 23:05:32
Waroeng Pati Hotel Ibis Budget Surabaya Luncurkan Menu Kuliner Baru

Surabaya,pustakalewi.com - Waroeng Pati Hotel Ibis Budget Surabaya meluncurkan 2 menu kuliner terbarunya yakni Nasi Ayam dan Bubur Sagu, Rabu (20/3/2019).

Peluncuran dua menu baru itu untuk mengantisipasi kebosanan pengunjung.

“Best seller kami tetap Nasi Gandul. Tapi kan pelanggan akan bosan kalau setiap ke sini makan itu-itu.”

“Makanya kami luncurkan Nasi Ayam,” ujar Indra Wibowo, General Manager Hotel Ibis Buget HR Muhammad.

Nasi Ayam merupakan perpaduan rasa nasi liwet khas Solo dengan lodeh manisa khas Pati.

Satu porsi Nasi Ayam terdiri dari nasi liwet, opor suwir ayam dan telur, lodeh manisa, dan kerupuk rambak.

“Karena membawa menu khas Jawa Tengah ke Jawa Timur, kami melakukan beberapa penyesuaian.”

“Kami sesuaikan rasanya dengan lidah orang Surabaya yang lebih menyukai menu masakan gurih,” paparnya.

Sementara itu, Sous chef Hotel Ibis Budget HR Muhammad, Ronang mengatakan menu tersebut memiliki cita rasa khas yang berbeda dari nasi liwet pada umumnya.

Sebab, nasi liwet pada menu Nasi Ayam dibuat dengan menyesuaikan lidah orang Surabaya.

“Nasi liwet ini kan banyak. Kalau nasi liwet yang khas Solo dan Yogyakarta biasanya nasinya dimasak dengan santan yang cukup banyak.”

“Di sini, kami menyesuaikan dengan lidah orang Surabaya.”

“Nasi liwetnya tetap dimasak pakai santan. Tapi, santannya lebih sedikit,” ungkap Ronang.

Proses penyajiannya, lauk ayamnya mengalami dua kali siraman.

Pertama, suwiran ayam kampung telah dimasak bersama telur dengan bumbu opor.

Selanjutnya, busa kental yang dihasilkan dari proses masak tersebut disaring untuk disiramkan di atas lauk saat disajikan.

“Itu yang kami sebut sebagai dua kali siraman. Jadi nggak cuma bumbu opor yang melekat di lauk.”

“Saat disajikan pun busa kental yang dihasilkan dari masak opor itu tadi kami siramkan kembali.”

“Sehingga, rasa yang dihasilkan lebih meresap dan kuat,” ujar Ronang.

Menu tersebut disajikan dengan lodeh khas Pati, yaitu lodeh yang di dalamnya hanya berisi sayur manisa.

Hal ini akan memberikan sensai makan Nasi Liwet yang berbeda. Satu porsi menu Nasi Ayam dapat dinikmati seharga Rp 30.000.

Untuk pendamping satu porsi menu Nasi Ayam, Ronang menyarankan minuman segar khas Waroeng Pati, yaitu sinom.

Sedangkan bubur sagu dibanderol seharga Rp 20.000 per porsi.

Menu tersebut sudah mulai dapat dipesan Kamis (20/3/2019).red/mwp

dilihat : 432 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution