Rabu, 17 Juli 2019 08:10:03 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520045
Hits hari ini : 1068
Total hits : 4811483
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jubir KPK: Kita Sudah Kantongi Identitas Internal Bantu Rommy






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 19 Maret 2019 11:08:35
Jubir KPK: Kita Sudah Kantongi Identitas Internal Bantu Rommy

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah mengantongi nama pihak internal Kemenag yang membantu Ketua Umum Partai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Rommy) dalam jual beli jabatan dilingkungan Kementerian Agama.

“Tentu sudah kami identifikasi ya, tetapi sampai saat ini tentu belum bisa disampaikan karena hal itu terkait dengan materi penanganan perkara nanti akan kami dalami terlebih dahulu,” terang Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (18/3/2019) kemarin.

Dikatakan Febri, Rommy tidak memiliki kewenangan apapun dalam proses seleksi pengisian jabatan dilingkungan Kemenag. Namun, dengan posisinya sebagai Ketua Umum Partai, Rommy memiliki pengaruh untuk mengintervensi dan mempengaruhi proses seleksi yang sebenarnya telah menggunakan sistem online tersebut.

“Ini yang sebenarnya secara teoritik sering kami sampaikan ada risiko jika ada misalnya intervensi-intervensi oleh aktor-aktor politik terhadap birokrasi. Dalam konteks ini kami menduga ada perbuatan bersama-sama yang dilakukan tersangka RMY dengan pihak di Kementerian Agama untuk mempengaruhi penempatan orang-orang pada posisi tertentu di Kementerian Agama,” katanya.

Febri memastikan, tim penyidik akan terus mendalami dan mengembangkan kasus ini, termasuk mengusut keterlibatan pihak lainnya. Pengembangan kasus ini dilakukan dengan mempelajari berbagai dokumen yang telah disita dari penggeledahan di Kantor Kemenag dan Kantor DPP PPP maupun dengan memeriksa para saksi.

“Nanti akan kami dalami terlebih dahulu, dari proses-proses penggeledahan karena masih mempelajari barang bukti ataupun nanti pemeriksaan saksi-saksi,” jelasnya.

Sebelumnya, tim penyidik KPK diketahui menggeledah Kantor Kemag dan Kantor DPP PPP. Saat menggeledah ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, tim penyidik menyita uang tunai ratusan juta dalam pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat. Diduga uang tersebut berkaitan dengan kasus jual beli jabatan dilingkungan Kemenag yang menjerat Romi. (Stv/red)

dilihat : 437 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution