Jum'at, 26 April 2019 00:59:44 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 30
Total pengunjung : 495820
Hits hari ini : 155
Total hits : 4557248
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BNNP Jatim Berhasil Gagalkan Peredaran 4,1 Kg Sabu Jaringan Madura






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 14 Maret 2019 08:11:07
BNNP Jatim Berhasil Gagalkan Peredaran 4,1 Kg Sabu Jaringan Madura

Surabaya - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur telah melakukan penangkapan terhadap pengedar narkotika jenis sabu jaringan Sampang, Madura. Dari penangkapan pengedar itu, BNNP Jatim berhasil menggagalkan upaya peredaran sabu dengan barang bukti sekitar 14,1 kilogram.

Dari kasus ini, dua orang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, masing masing Ridwan A. Rahman (66) warga Tambon Tunong, Aceh, dan Mujibur (32), warga Bireun, Aceh.

Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Bambang Priyambadha mengaku, pihaknya telah lama memantau jaringan si R dan M. Kemudian, petugas mendapatkan informasi jika pada hari Selasa 12 Maret 2019, para tersangka akan bertransaksi di Surabaya.

“Pada saat mau menuju Surabaya, kita akan kembangkan sedemikian rupa, dari mana dan mau kemana. Tadi dia bilang, ada posnya lagi, lha ini perlu kita kembangkan lagi,” jelasnya, Rabu (13/3).

Bambang menjelaskan, jaringan kedua pelaku adalah jaringan dari Jakarta. Namun dirinya enggan menyebutkan lebih detail, karena masih ada nama nama lain yang diduga kuat dalam jaringan kedua orang ini, telah berhasil diidentifikasi.

"Karena pengembangan ini, kalau kita sampaikan lebih detail, yang mau kita sentuh (tangkap), nanti kabur," ungkapnya.

Bambang juga mengatakan, jika sabu yang dibawa dua warga Aceh ini bukan masuk dalam jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dirinya hanya menegaskan, jika barang haram ini terindikasi diperoleh dari luar negeri. “Masuk ke Indonesia melalui bisa Riau, bisa Dumai, bisa Batam,” katanya.

Kepada petugas, tersangka mengaku baru sekali ini mengirimkan pesanan sabu ke Surabaya. Selanjutnya, BNNP Jatim akan terus melakukan pengembangan, terkait pemesan barang haram ini, serta pemiliknya.info/red

dilihat : 428 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution