Senin, 20 Mei 2019 07:26:40 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 87
Total pengunjung : 504175
Hits hari ini : 480
Total hits : 4621338
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Masuki Usia ke-65 Lembaga Alkitab Indonesia Gelar Ibadah Syukur






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 10 Maret 2019 20:08:46
Masuki Usia ke-65 Lembaga Alkitab Indonesia Gelar Ibadah Syukur

Manado - Memasuki Usia pelayanan ke-65 tahun, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) menggelar Ibadah Syukur Ulang Tahun dan Temu Mitra.

Bertempat di Aula Kantor Walikota (KBBI: Wali Kota) Manado, Sabtu (09/03/2019), dihadiri sekitar 700an orang, kegiatan ini mengusung tema, Alkitab untuk semua.

Kegiatan ini merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan yang dibuka pada 9 februari 2019, di DKI Jakarta, dan dihadiri Bapak Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya LAI Perwakilan Manado, telah menggelar Bakti Sosial, dalam bentuk bersih-bersih pantai Boulevard II, Sabtu (02/03/2019) lalu.

Ikut memeriahkan, Solafide Saptamarga Perkamil Youth Theatre, Manado Strings Ensemble, Paduan Suara IAKN Manado, Maengket WKI GMIM Bethel Winangun, dan suara merdu dari Serencia Wolajan.

Ada juga ada kesaksian dari, Ev Feyke Robot dan Aldi Adilang yang merupakan nelayan yang selamat setelah 49 hari terapung di lautan.

Dalam sambutannya, Sekertaris Umum LAI, Dr (C) Sigit Triyono mengungkapkan rasa syukurnya atas segala pimpinan berkat serta pernyataan Tuhan kita Yesus Kristus terhadap LAI sehingga saat ini berusia ke 65 tahun pada 9 februari 2019.

Dia melanjutkan, ada enam mandat dalam rangka aksesibilitas, kredibilitas, dan availabilitas Alkitab yaitu, pertama Penerjemahan Alkitab, dimana LAI sudah menerjemahkan ke 33 bahasa daerah, 2 bahasa Indonesia; Testamen 108 Bahasa Daerah, 1 Bahasa Indonesia; Porsion 97 Bahasa Daerah/307 judul terbitan.

Kedua Produksi dan penerbitan Alkitab, dimana sudah lebih 34 juta Alkitab diproduksi dan diterbitkan sepanjang 65 tahun usia LAI.

Ketiga penyebaran Alkitab, melalui jalur utama yang berada di kota-kota besar, melalui program satu dalam kasih untuk saudara-saudara kita yang berada di daerah terpencil dan belum ada kemampuan membeli Alkitab.

Keempat adalah upaya menjadikan Alkitab sebagai pedoman hidup umat, melalui pendidikan Alkitab, perpustakaan Biblika dan Museum benda-benda yang berhubungan dengan Alkitab.

Sigit kemudian mencontohkan bagaimana Aldi menjadikan Alkitab sebagai pedoman hidupnya, dia terus membaca Alkitab saat terapung ditengah lautan selama 49 hari

Dia melanjutkan, yang Kelima, Advokasi Alkitab, dimana LAI akan memberikan pendampingan kepada gereja-gereja dalam hubungannya dengan penerjemahan Alkitab

Keenam, Pelayanan dan Kesaksian Alkitab, me dukung penyiapan produk yang dapat memperlengkapi Gereja dalam pelayanan dan kesaksian dengan konteksnya.

Sigit melanjutkan, keenam mandat diatas selalu dikerjakan bersama Gereja-gereja interdenominasi dan interkonfesi di Indonesia serta bersama mitra pendukung LAI yang lainnya. Tanpa kebersamaan dan sinergitas bersama, mustahil LAI dapat mencapai usia yang sekarang.

Tambahnya, segenap pengurus yayasan LAI mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan memberikan apresiasi mendalam atas semua dukungan dan doa, daya dan dana yang sudah banyak tercurah bagi LAI.

Ke depan masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan bersama-sama, bersinergi dan dengan visi yang sama.

Untuk itulah mari kita hayati bersama tema kerja LAI tahun 2019 ini: " Bekerjasama Mewujudkan Alkitab Untuk Semua."

Dia juga mengatakan, tema yang diangkat dari Efesus 4:16, "Diikat menjadi satu oleh pelayanan seluruh bagiannya" koranya mendorong kita untuk memiliki semangat bermitra sinergis dalam rangka pelayanan sampai ke ujung bumi.

"Mewujudkan Alkitab untuk semua bukan hanya persoalan penyebaran fisik Alkitab, namun lebih dalam dari itu adalah penyebaran nilai-nilai surgawi yang terkandung didalamnya agar nama Tuhan selalu dimuliakan," ujarnya

Dia menutup sambutan dengan pantun yang berbunyi,

Jumpa Sahabat di Manado Ceria

Sungguh membuat hati bahagia

Kita sepakat mandat pencipta

Mewujudkan Alkitab untuk semua.Trb/red

dilihat : 430 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution