Kamis, 22 Agustus 2019 18:06:52 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520081
Hits hari ini : 4100
Total hits : 4892283
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jokowi Dinobatkan Jadi Bapak Pariwisata Nasional






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 12 Februari 2019 08:11:44
Jokowi Dinobatkan Jadi Bapak Pariwisata Nasional

Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinobatkan sebagai Bapak Pariwisata Nasional oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Jokowi dalam acara Gala Dinner Peringatan HUT ke-50 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Puri Agung Convention Hall Jakarta, Senin (11/2/2019) malam, dinobatkan sebagai Bapak Pariwisata Nasional oleh organisasi tersebut.

Jokowi dianggap memiliki perhatian besar dan menerapkan kebijakan yang memihak sektor pariwisata bahkan sejak ketika masih menjabat sebagai Walikota Solo sampai menjadi Presiden RI.

Namun Jokowi mengaku penghargaan tersebut agak menggelikan di tengah iklim dan kondisi yang justru kurang menguntungkan bagi dunia pariwisata saat ini.

“Sebetulnya lucu juga dapat penghargaan Bapak Pariwisata Nasional tapi harga tiket baik dan ada menterinya yang melarang rapat di hotel. Yang penting bukan presidennya,” katanya sambil tertawa dan disambut dengan tawa para hadirin yang sebagian besar merupakan para pelaku industri hotel dan restoran di Indonesia dilansir AntaraNews.com.

Jokowi mendapatkan penghargaan sebagai Bapak Pariwisata Nasional seiring dengan Hari Ulang Tahun ke-50 PHRI.

Anugerah tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PHRI Haryadi Sukamdani.

Haryadi Sukamdani menegaskan bahwa anugerah tersebut telah melalui berbagai pertimbangan secara obyektif dan pihaknya sama sekali tidak berharap keuntungan politik apapun.

“Pertimbangan obyektif bukan karena beliau sedang sibuk kampanye. Kami tidak mengharapkan keuntungan politis,” katanya.

Presiden didampingi sejumlah pejabat di antaranya Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Red)

dilihat : 437 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution