Jum'at, 24 Mei 2019 15:04:40 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 511
Total pengunjung : 507128
Hits hari ini : 2268
Total hits : 4641833
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pdt Sherlina: Pemilihan Ketum PGPI 2018-2023 Langgar ART dan Tak Jurdil






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 02 Desember 2018 05:02:07
Pdt Sherlina: Pemilihan Ketum PGPI 2018-2023 Langgar ART dan Tak Jurdil

Jakarta - Pendeta Dr. Sherlina Kawilarang, MBA menyatakam prihatin pada proses pemilihan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Pantekosta Indonesia dalam Musyawarah Besar ke VIII PGPI yang berlangsung pada tanggal 12 sampai dengan 15 November 2018. Ketua Panitia Pendeta Jason Balumpapueng MTh, menanggapinya sebagai dinamika biasa.

Hal janggal dalam proses pemilihan itu terungkap dalam jumpa pers yang digelar di Pop Hotel, Kelapa Gading Jakarta Utara, tanggal 15 November 2018. "Jacob Nahuway ditetapkan sebagai Ketua Umum sebelum sidang pleno pemilihan," begitu ungkap Pdt. Kawilarang. Para pemegang hak suara saat itu mengetahui bahwa kertas yang diedarkan baru tahapan penjaringan suara bakal calon Ketua Umum PGPI.

Kartu Pilket PGPI
Tahapan yang dimaksud belum pada tahapan pemilihan Ketua Umum PGPI, tapi baru tahapan pemilihan bakal calon Ketua Umum, dari banyak nama yang masuk. Hal itu diperkuat dengan tulisan yang tertera pada kartu yang dibagikan. Dan tulisan yang tertera di bawah logo PGPI itu adalah "Kartu Pemilihan Bakal Caron Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia Periode 2018-2023".

Namun pada tahapan yang seharusnya sebagai langkah penjaringan suara bakal calon, hasilnya justeru dijadikan hasil pemilihan Ketua Umum PGPI. Bukan hanya itu, pada tahapan sebelumnya Pdt. Nahuway yang kembali ikut pemilihan Ketua Umum juga dipertanyakan lantaran tidak memegang surat rekomendasi dari sinode gereja asal, yaitu Gereja Bethel Indonesia.

Melalui loud speaker telepon genggam Pdt. Kawilarang yang diperdengarkan kepada wartawan, Ketua Umum Sinode GBI, Pdt. DR. Japarlin Marbun, MTh membenarkan bahwa Sinode GBI belum pernah memberikan surat rekomendasi kepada Pdt. Nahuway, untuk ikut dalam pemilihan Ketua Umum PGPI. "Karena beliau tidak meminta," begitu suara Pdt. Marbun yang terdengar jaelas dari ujung telepon.

Hasil Mubes VIII PGPIPihak penyelenggara dari tempat terpisah menganggap bahwa kekecewaan dan kurang puas terhadap sebuah hasil pemilihan adalah hal yang wajar. "Itu dinamika, biasa itu," ujarnya, menanggapi ketidak puasan dari beberapa peserta sidang. Hal itu disampaikan kepada wartawan dalam jumpa pers yang digelar di Gereja Betjel Indonesia Jemaat Mawar Sharon, Jalan Kelapa Hybrida, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pernyataan Sikap Keprihatinan ini dihadiri perwakilann sinode gereja-gereja, seperti; Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus, Gereja Sidang Jemaat Pantekosta Di Indonesia, Gereja Tuhan di Indonesia, Gereja Terang Dunia, Gereja Bethel Pantekosta Indonesia, Gereja Pantekosta di Indonesia, Gereja Bethel Indonesia Gereja Kristen Pasundan, dan lainnya. Mereka mempertanyakan keabsahan terpilihnya Pdt. Nahuway sebagai Ketua Umum PGPI

Tidak hanya itu dalam pertemuan itu beberapa perwakilan mendesak forum untuk menyuarakan penolakan hasil pemilihan yang dirasa janggal. Pdt. Kawilarang pun menengahi keinginan peenolakan hasil Mubes VIII. Di hadapan wartawan ia meminta para perwakilan agar bersabar, “Kami tidak ingin mengeluarkan pernyataan sikap yang bersifat emosional,” begitu ujar Pdt. Kawilarang dengan lembut.

Sebelumnya, Pdt. Nahuway mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan lagi. Ia mengajak semua untuk kembali bersama-sama. “Mari bersama kembali membangun PGPI,” ujarnya. Banyak yang menjadi prioritas PGPI di kepemimpinannya kali ini. Sebagai catatan, dari kepengurusan terdahulu PGPI menambah 8 anggota baru, dan Kantor Pusat PGPI, yang letaknya tdak jauh dari gedung GBI Mawar Sharon, Kelapa Gading, Jakarta.

dilihat : 435 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution