Rabu, 24 April 2019 23:08:12 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 326
Total pengunjung : 495397
Hits hari ini : 2827
Total hits : 4553879
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Guru Penyebar Hoax Asal Cilegon Ngaku Pendukung Prabowo






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 12 Januari 2019 08:11:25
Guru Penyebar Hoax Asal Cilegon Ngaku Pendukung Prabowo

Jakarta - MIK seorang guru di Kota Cilegon, tersangka baru hoax surat suara tercoblos, mengaku sebagai pendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mempersilakan kepolisian memproses MIK sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami menyerahkan hal itu ke proses hukum di kepolisian. Kami menghormati proses hukum. Jika ada pendukung Pak Prabowo yang salah, silakan diproses. Berikan mereka proses yang berkeadilan, transparan,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, saat dimintai konfirmasi, Jumat (11/1/2019).

Namun Andre kemudian mempertanyakan sejumlah kasus dugaan hoax yang melibatkan pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dia menyinggung kasus yang melibatkan Guntur Romli, Ade Armando, dan Abu Janda.

“Tapi kami menanyakan ya, banyak orang yang dilaporkan dari pendukung Pak Jokowi tapi nggak diproses. Jadi terkesan hukum hanya tajam kepada oposisi, tapi tumpul kepada pendukung Pak Jokowi,” ujarnya dilansir detik.com.

“Gimana kasus Guntur Romli, Abu Janda, Ade Armando yang memfitnah itu? Kok seperti nggak jalan,” imbuh Andre.

MIK menjadi tersangka karena mem-posting hoax di akun Twitternya. MIK dijerat dengan UU ITE terkait ujaran kebencian juga penyebaran hoax yang diatur dalam UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Mengaku sebagai tim pendukung paslon 02,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya. (Red)

dilihat : 428 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution