Minggu, 20 Januari 2019 01:21:29 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 34
Total pengunjung : 462841
Hits hari ini : 183
Total hits : 4252121
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jajaran Pengurus GP Ansor Temui Presiden Jokowi di Istana






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 11 Januari 2019 14:05:09
Jajaran Pengurus GP Ansor Temui Presiden Jokowi di Istana

Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas dan jajaran pengurusnya bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno ketika menerima Gus Yaqut, sapaan Yaqut Cholil dan jajarannya di ruang utama Istana Merdeka pada pukul 09.00 WIB. Sebelum masuk ke ruang utama, Jokowi menyalami satu per satu para pimpinan GP Ansor itu.

Gus Yaqut mengatakan bakal menyampaikan perkembangan situasi masyarakat dari pandangan GP Ansor menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kepada Jokowi. Mereka diterima Jokowi di Istana Merdeka. “Ya, kami ingin menyampaikan situasi tanah air dalam perspektif GP Anshor,” terang Gus Yaqut.

Gus Yaqut menyatakan secara institusi, GP Ansor tak akan memberikan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma’aruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dia membebaskan anggotanya untuk memilih dari dua kandidat tersebut. “Ya, soal mendukung, Ansor tidak boleh mendukung secara institusi. Tapi sebagai kader kita bebas memilih siapapun yang ingin dipilih,” ujarnya.

Saat disinggung apakah banyak kader Ansor yang lebih condong memilih Jokowi-Ma’ruf, Gus Yaqut menjawab diplomatis. Menurut dia, dalam pesta demokrasi lima tahunan ini pihaknya akan memilih yang terbaik dari dua kandidat tersebut. “Saya tidak akan katakan begitu tapi ini memilih yang terbaik di antara dua kandidat. Ini instruksi,” pungkasnya.

Sekedar mengetahui, dalam Pilpres 2019, Jokowi menggandeng Ma’ruf Amin yang merupakan kiai NU. Ma’ruf adalah mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU).

Sumber: CNNIndonesia

dilihat : 15 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution