Minggu, 18 Agustus 2019 04:50:48 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520077
Hits hari ini : 473
Total hits : 4876582
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Karya Batik APPMI Jatim






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 26 November 2018 08:08:49
Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Karya Batik APPMI Jatim

Surabaya - Istri Wakil Gubernur Jatim, Hj Fatma Saifullah Yusuf mengapresiasi berbagai karya busana batik hasil desain dari para perancang busana yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Model Indonesia (APPMI) DPD Jawa Timur.

Apalagi, batik merupakan ciri khas dan budaya Bangsa Indonesia dan sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia sehingga harus terus dilestarikan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri 9th Annual Batik Fashion Festival 2018 di Surabaya, Minggu (25/11).

Menurutnya, batik di Indonesia sangat banyak ragam dan coraknya sehingga bisa dipadukan dengan berbagai kain dan motif yang berbeda. Untuk menghasilkan karya busana itu, dibutuhkan tangan terampil dan ide kreatif dari para perancang mode sehingga kain batik tersebut bisa dinikmati dan lebih bermakna.

Sebagai penikmat fashion, Fatma-sapaan lekatnya, merasa bangga bahwa para perancang mode yang tergabung dalam APPMI DPD Jatim bisa terus eksis dengan berbagai karya nyata yang sangat indah. Selain itu, desain-desain yang dihasilkan selalu ditunggu para penikmat fashion untuk menambah kecantikan.

"Ini membuktikan bahwa dari selembar kain bisa diolah menjadi gaun yang indah dan cantik saat dilihat dan dikenakan," kata Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jatim ini melalui siaran pers Humas Setdaprov Jatim.

Sebagai penggemar batik terutama yang berasal dari Jatim, ia sangat mengapresiasi acara fashion show ini sebagai bagian dari melestarikan budaya batik. Ke depan ia berharap para perajin batik terutama dari Jatim dapat terus mengembangkan hasil karyanya.

Dalam kesempatan ini, Fatma juga menyampaikan terimakasih kepada APPMI DPD Jatim yang terus bekerja, berkarya dan berdidikasi tinggi membawa nama harum bangsa melalui kain batik. Sehingga, hingga saat ini karya-karya tersebut dapat terus dinikmati dan menambah rasa cinta terhadap budaya bangsa. "Terimakasih juga kepada sahabat-sahabat media dan seluruh pihak yang terus membantu dan mendukung acara ini," terangnya.

Sementara itu, Ketua APPMI DPD Jatim, Denny Djoewardi mengatakan, fashion show ini menampilkan tren mode busana batik tahun 2019 dari Jatim. Apalagi Jatim banyak menghasilkan berbagai kerajinan batik."Kami, APPMI DPD Jatim bersama UKM batik dan tenun terus berkomitmen melestarikan batik sebagai salah satu budaya bangsa," katanya.

Untuk itu, dalam fashion show kali ini juga diselenggarakan berbagai lomba untuk menyaring berbagai desainer baru. Ia berharap dengan adanya even ini, Provinsi Jatim dan Kota Surabaya dapat menjadi trend setter busana batik di Indonesia.

Batik Fashion Festival ini diselenggarakan oleh ITC Surabaya bekerjasama dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Model Indonesia (APPMI) DPD Jatim. Karya batik tren 2019 yang ditampilkan kali ini berasal dari berbagai perancang seperti Denny Djoewardi, Ulfa Mumtaza, Yuyuk Nurmaisyah, Yeny Ries, Djoko Sasongko, Gita Orlin, Cindra Kirana dan Anna Budiman.info/red

dilihat : 437 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution