Senin, 20 Mei 2019 08:00:51 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 117
Total pengunjung : 504205
Hits hari ini : 608
Total hits : 4621466
Pengunjung Online : 21
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BNN, Bea Cukai dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 15 November 2018 11:08:42
BNN, Bea Cukai dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan Bea Cukai dan TNI AL kembali menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika sindikat Internasional di perairan Langsa Aceh.

Penggagalan tersebut berawal pada rabu(7/11) sekitar pukul 08.00 Wib di Gampong Pintu Seuliemeun Kab. Aceh Besar telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka bernama Burhanudin atau Burhan.

Burhan ini sebelumnya telah masuk dalam DPO perkara tindak pidana Narkotika di Daerah Pangkalan Susu Sumatera Utara atas nama tersangka Ibrahim Hasan atau Hongkong yang tertangkap pada bulan 19 Agustus 2018 dengan barang bukti berupa Narkotika jenis Methampetamina (Shabu) sebanyak 73 (tujuh puluh) Kilogram dan 30.000 (tiga puluh ribu) butir Ekstasi.

Barang barang haram tersebut kiriman dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur Laut di Perairan Aceh Tamiang. Selain itu juga sedang mengendalikan kembali penyelundupan Narkotika jenis Methampetamina (Shabu) sebanyak 38 (tiga puluh delapan) Kilogram dan 30.000 (tiga puluh ribu) Butir dari Penang Malaysia ke Indonesia melalui jaur laut di perairan Langsa Aceh.

Pada saat penangkapan, Burhan sempat melarikan diri dan berusaha melakukan perlawanan kepada petugas sehingga petugas terpaksa menhadiahi timah panas dan tersangka meninggal dunia.

Kemudian dari hasil pengembangan pada sekitar pukul 16.30 Wib di Jl. Prof. A. Majid Ibrahim Langsa, petugas berhasil menangkap dua tersangka bernama Saiful Nurdin atau Pun dan Musliadi.

tersangka Pun dan Musliadi berperan sebagai penerima barang di darat dan sebagai gudang penyimpanan barang Narkotika jenis Methampetamina (Shabu) sebanyak 38 (tiga puluh delapan) Kilogram dan 30.000 (tiga puluh ribu) Butir tersebut yang diterima dari Muhammad Fauzi dan Munzilin Ismail alias Aspali yang berperan sebagai ABK yang membawa Speed Boat dari Penang ke Langsa Aceh.

Tersangka Fauzi ini ditangkap petugas 8 Nopember 2018 sekitar pukul 05.00 Wib di Dusun Tualang Peureulak Aceh Timur. Sedankan dan Apali tertangkap di Tambak Udang milik Masyarakat Desa Alue Blue Peureulak Aceh Timur.

Sedangkan Barang bukti berupa 38 (tiga puluh delapan) Kilogram Narkotika jenis Methampetamina (Shabu) dan 30.000 (tiga puluh ribu) Butir ditemukan di dalam kawasan Perkebunan Sawit Masyarakat Kampung Asam Peutek Langsa Lama Kota Langsa yang merupakan tempatnya Musliadi dan Pun yang digunakan untuk menyimpan dan menyembunyikan barang narkotika tersebut.

Atas kejadin tersebut petugas berhasil menyita : satu Karung berisi 18 (delapan belas) Bungkus Narkotika Jenis Methampetamina (Shabu) 18 Kg, satu Karung berisi 20 (dua puluh) bungkus Narkotika Jenis Methampetamine (shabu) 20 Kg, enam bungkus Plastik berisi Ekstasi 30.000 Butir, dua pucuk Senjata Laras Panjang.

Para tersangka terancam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.ml/ci

dilihat : 432 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution