Rabu, 24 April 2019 22:57:28 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 326
Total pengunjung : 495397
Hits hari ini : 2810
Total hits : 4553861
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pemkot Tangerang Targetkan 2019 Jadi Kota Lengkap Sertifikat






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 04 November 2018 14:33:59
Pemkot Tangerang Targetkan 2019 Jadi Kota Lengkap Sertifikat

Tangerang - Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mempunyai target pada 2019 daerah setempat sudah menjadi Kota Lengkap Sertifikat.

“Untuk mewujudkan hal itu, saya meminta persoalan tanah yang menjadi polemik di masyarakat termasuk pemerintah, segera diselesaikan oleh BPN Kota Tangerang. Kita ingin 2019 Kota Tangerang sebagai kota yang lengkap sertifikat,” ujarnya belum lama ini.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh BPN Kota Tangerang, ada 70.000 lebih bidang tanah di Kota Tangerang, namun yang siap dikeluarkan sertifikatnya hanya 8.000 persil.

“Kenapa masalahnya. Apakah kelengkapan yang kurang atau apa, sekarang kan dipermudah syaratnya makanya kita undang BPN,” kata Arief dikutip dari bisnis.com.

Masalah kelengkapan memang menjadi masalah terbesar. Persyaratan yang dahulu banyak sekarang diringkas dan dipermudah yang disatu sisi menimbulkan masalah lain.

Untuk itu, Arief mengingatkan agar jangan sampai ada masalah hukum di kemudian hari. “Ini jadi kekhawatiran teman-teman. Sekarang lurah suruh buat surat keterangan sendiri, makanya kita ingin ada kepastian hukum. Bagaimana lurah saat membuat suket itu ketentuannya seperti apa harus jelas. Ya sesuai dengan ketentuan kalau tidak ada pungutan, yang diada-adakan. Jangan mengambil pungutan di luar ketentuan,” paparnya.

Pemkot Tangerang juga telah menyetujui PBB dan BPHTB bisa terutang. “Kita approve untuk pajak dan BPHTB bisa terutang, artinya bisa bayar dicicil,” lanjutnya.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Agraria, Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Banten Andi Tenri Abeng mengatakan sudah memenuhi pengukuran sesuai target, yaitu 400.000 bidang.

“Kalau dari target pengukuran sudah terpenuhi ke pusat, tapi proses penerbitan sertifikatnya yang belum tercapai, makanya ini yang kita kejar,” ujarnya. (Red)

dilihat : 428 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution