Kamis, 27 Juni 2019 15:00:47 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 231
Total pengunjung : 517326
Hits hari ini : 1628
Total hits : 4749840
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jalur Kapal di Perairan Selat Sunda Segera Dipetakan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 25 Oktober 2018 17:08:40
Jalur Kapal di Perairan Selat Sunda Segera Dipetakan

Cilegon - Perairan Selat Sunda ke depan akan diadakan Traffic Separation Scheme (TSS), yakni pembuatan skema pemisah lalu lintas antara kapal-kapal ferry dan kapal barang yang melintas. Dengan demikian Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang diberlakukan secara nasional di perairan itu selama ini akan dipetakan guna kapal-kapal internasional.

Survei pemetaan itu pun akan dilakukan oleh sebanyak 30 negara yang tergabung dalam International Maritime Organization (IMO). “Ini mau survei lokasinya (dari IMO) kita kan mengajukan, dirapatkan di IMO termasuk negara-negara yang sering kapalnya ke sini supaya aman,” kata kepala Vissel Traffic Services (VTS) Entris Sutrisna kepada wartawan di Merak, Kamis (25/10/2018).

Entris menerangkan, perairan Selat Sunda setiap harinya dilintasi ratusan trip kapal berbagai jenis. Dengan adanya penetapan jalur internasional itu, keselamatan kapal-kapal yang berlayar di Selat Sunda lebih terawasi dengan adanya rambu-rambu untuk jalur kapal ferry dan kapal barang di sepanjang TSS yang juga akan memberikan peringatan bagi pelanggar alur.

“Ada jalur itu di ALKI untuk internal aja kalau TSS seluruh negara tahu bahkan kapal luar negeri pun bisa mengusir kapal kita kalau yang salah jalur. Artinya lewat situ tetap akan bayar kayak tol lagi gitu. Jadi semua kapal antar negara itu lewat Selat Sunda. Yang akan dibuat (TSS) Selat Sunda dan Selat Lombok,” jelasnya. (dev/red)

dilihat : 431 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution