Jum'at, 26 April 2019 00:57:23 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 29
Total pengunjung : 495819
Hits hari ini : 146
Total hits : 4557239
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kemenkumham Jatim Gelar Konser Amal Bantu Korban Gempa Sulteng






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 12 Oktober 2018 13:05:54
Kemenkumham Jatim Gelar Konser Amal Bantu Korban Gempa Sulteng

Surabaya - Kemenkumham Jatim dan jajaran untuk mengumpulkan bantuan kepada korban Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah dengan menggunakan cara kreatif melibatkan para warga binaan pemasyarakatan (WBP). WBP di Rutan Kelas I Surabaya menggelar konser musik untuk mengumpulkan dana dari para pegawai.

Konser amal tersebut dilakukan di Lapangan Rutan. Dua grup band andalan Rutan Surabaya, Prison band dan Swara Bui menjadi pengisi acara utama. Di sela-sela konser, sebuah kotak amal disebar untuk diisi donasi dari para pegawai Rutan. Para Pimti Pratama Kanwil Kemenkumham Jatim yang hadir juga turut memberikan anjangsananya. “Donasi ini khusus dari pegawai ya, karena WBP tidak boleh membawa uang ke dalam Rutan,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Susy Susilawati, Kamis (11/10).

Menurut Susy, ini adalah hari kesepuluh pihaknya menggalang dana. Seluruh pegawai Kemenkumham di Jatim dihimbau untuk ikut turun tangan. Sampai saat ini, dana yang terkumpul sekitar Rp 285 juta. “Setelah doa kita panjatkan, kita perlu melakukan langkah-langkah yang lebih konkrit untuk membantu meringankan beban para korban. Memberikan bantuan dalam bentuk materi yang sangat diperlukan para korban dan pemerintah setempat untuk proses pemulihan segala aspek di lokasi gempa,” jelasnya.

Susy melanjutkan bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, peralatan mandi dan uang tunai sangat diperlukan. Para korban masih memerlukan lebih banyak lagi bantuan. Mengingat dampak yang diakibatkan gempa dan tsunami tersebut sangat besar. “Satu rupiah saja sangat berarti. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas sumbangan yang sudah diberikan. Termasuk kepada panitia yang tidak pernah lelah untuk bekerja,” ujarnya.

Karutan Surabaya, Teguh Pamuji mengungkapkan bahwa cara ini sekaligus sebagai sarana pembinaan bagi WBP. Mereka diminta aktif untuk sekedar berempati kepada para korban. Karena mereka tidak membawa uang, maka mereka ingin menyumbangkan kreatifitas mereka dalam bentuk konser musik. “Harapannya, dengan konser ini, para pegawai jadi lebih terangsang untuk menyisihkan bantuannya untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng,” jelasnya.info/red

dilihat : 428 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution