Senin, 10 Desember 2018 09:10:07 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 66
Total pengunjung : 448684
Hits hari ini : 207
Total hits : 4137640
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Creative YoungNesian Didukung Emil Dardak






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 09 Agustus 2018 14:05:41
Creative YoungNesian Didukung Emil Dardak

Surabaya,pustakalewi.com - Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Fikom UKWMS) memiliki acara yang spesial dalam melaksanakan PPK (Pekan Pengenalan Kampus). Acara bertajuk Studium Generale alias Kuliah Umum ini menghadirkan Emil Dardak sebagai narasumber.

Emil dipilih karena idenya tentang Millenial Job Center (sentra pekerjaan untuk kaum milenial) yang dinilai sesuai dengan tema PPK FIKOM 2018 yakni Creative YoungNesian.

Theresia Intan PH, S.Sos., M.I.Kom selaku Wakil Dekan I sekaligus Dosen Penanggung Jawab PPK menyatakan, “PPK itu kan untuk anak muda, jadi kata Creative YoungNesian di sini menggambarkan anak muda Indonesia yang kreatif”. Hal ini, terangnya merupakan salah satu wujud penerapan nilai kreativitas yang dipegang teguh oleh Fikom UKWMS.

Menyambut positif itikad baik Fikom UKWMS, Emil menyempatkan datang ke ruang Auditorium 301 di lantai 3 Gedung Agustinus Kampus UKMWS Dinoyo untuk berbagi pengalamannya kepada sekitar 220 orang maba (mahasiswa baru) Fikom UKWMS. Ia menceritakan pengalamannya saat belajar sembari bekerja di Australia, yang kemudian dilanjutkan dengan berkarya di BUMN sebelum menjadi Bupati Trenggalek.

Emil yang pernah magang di perusahaan periklanan mengungkapkan, bahwa ilmu komunikasi sangat banyak membantu dalam karirnya bahkan kini diterapkannya di dunia politik. “Ilmu Komunikasi terutama bidang PR (Public Relations) banyak membantu dalam kampanye, branding, apalagi dalam menghadapi krisis pencitraan,” jelas Emil.

Bagi Emil, anak muda Indonesia harus mengerti prinsip-prinsip seperti marketing communications misalnya: STP (Segmentation, Targeting and Positioning) dan 4P (Produk, Place, Promotion and Price) agar dapat menjual produknya bagi para entrepreneur. Kemudian, ia juga menjelaskan ide Millenial Job Center yang kini ia akan kembangkan di Jawa Timur. Karena prinsip ekonomi masa kini telah mengenal perubahan berupa Gig Economy. Gig merupakan istilah untuk para musisi jika mereka diminta untuk “manggung”. Gig Economy adalah keadaan ekonomi yang lebih fleksibel sehingga tidak mengharuskan pegawai bekerja sesuai dengan waktu standar, mengakibatkan perusahaan pun lebih mudah untuk merekrut tenaga lepas.

“Gig economy ini membuat anak muda kreatif bisa berkarya di mana saja dan kapan saja sehingga menjadi lebih reponsif dan fleksibel, dan masa kontraknya pun biasanya jangka pendek. Jadi Millenial Job Center akan menyediakan pekerjaan untuk tenaga lepas profesional yang bisa bekerja di perusahaan sesuai proyek yang ada dan skill yang dimiliki. Ini tak hanya bisa dimanfaatkan oleh anak muda, tapi juga para ibu rumah tangga untuk lebih produktif, sembari menjalankan peran utamanya sebagai ibu,” papar Emil kepada para mahasiswa.

“Kami berharap mereka bisa menjadi anak muda yang mampu bertahan dan berkarya serta bersaing dalam perkembangan industri kreatif komunikasi,” tandas Intan mengenai tujuan sesi kuliah umum tersebut. (red1/Red)

dilihat : 31 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution