Senin, 23 Juli 2018 12:44:58 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 127
Total pengunjung : 407675
Hits hari ini : 581
Total hits : 3717731
Pengunjung Online : 13
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Generasi Muda Makin Banyak Minati Profesi Sebagai Guru Bahasa Mandarin






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 12 Juli 2018 08:05:15
Generasi Muda Makin Banyak Minati Profesi Sebagai Guru Bahasa Mandarin

Surabaya,pustakalewi.com - Sejak kedatangannya ke Indonesia 18 tahun silam untuk memberikan pelatihan bagi para guru bahasa mandarin di Surabaya, Chiang, Hsi Mei melihat minat dari guru-guru bahasa mandarin di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat khususnya para guru bahasa mandarin yang masih berusia muda.

"Saat pertama kali saya datang kemari mayoritas para guru bahasa mandarin yang ikut program berusia tua, tapi saat saya datang kali ini banyak guru bahasa mandarin yang berusia muda. Sangat berbeda sekali dengan dulu." Kata Chiang, Hsi Mei kepada pustakalewi beberapa saat yang lalu.

Menurut Chiang dirinya sangat bergembira melihat besarnya minat guru bahasa mandarin yang berusia muda begitu semangat ikut workshop yang diadakan Overseas Community Affairs Council (OCAC) bersama dengan Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia di UK Petra Surabaya.

Banyaknya guru bahasa mandarin yang masih muda ini membuktikan bahwa minat generasi muda untuk menjadi pengajar bahasa mandarin sangat tinggi.

Pengajar bahasa Mandarin di Indonesia menurut dia memiliki tantangan tersendiri dengan pengajaran bahasa Mandarin di Taiwan. Lingkungan di sini tidak mendukung siswa untuk belajar. Sebab, mereka tidak dipaksa menggunakan bahasa Mandarin untuk sehari-hari.

"Makanya, kami harus ajak murid untuk melakukan kegiatan dengan berbahasa mandarin. Oleh sebab itu kehadiran kami disni agar para guru bahasa mandarin di Indonesia bisa lebih menguasai teknik belajar dan mengajar yang tepat sehingga para murid bisa mengerti dan memahami." Ujar wanita yang juga mengajar di Ming Chuan University Taiwan ini.

Bertempat di Universitas Kriaten Petra Surabaya selama lima hari sebanyak 110 guru bahasa mandarin dari jenjang TK sampai SMU ini diberi pelatihan bahasa oleh para pengajar yang langsung didatangkan dari Taiwan oleh Ikatan Citra Almuni Taiwan Indonesia.

Sementara itu Chang Shu Yen perwakilan Overseas Community Affairs Council Indonesia mengatakan program pelatihan ini berlangsung setiap tahunnya. Pertama kali diadakan tahun 2000 silam di Jakarta dan Surabaya.

Chang Shu Yen berharapa kedepannya Overseas Community Affairs Council bersama dengan Ikatan Citra Almuni Taiwan Indonesia bisa mengadakan program pelatihan semacam ini diseluruh Indonesia. mwp

dilihat : 94 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution