Senin, 23 Juli 2018 12:38:13 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 123
Total pengunjung : 407671
Hits hari ini : 531
Total hits : 3717681
Pengunjung Online : 9
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Matt Damon Blusukan Melihat Sistem Pengairan di Kabupaten Batang & Kendal






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 10 Juli 2018 17:05:03
Matt Damon Blusukan Melihat Sistem Pengairan di Kabupaten Batang & Kendal

Surabaya - Beberapa waktu lalu, yaitu pada 3-5 Juli 2018, aktor terkenal Hollywood yang juga co-founder Water.org, Matt Damon, didampingi CEO Water.org, Gary White, blusukan ke desa-desa di Kabupaten Batang dan Kendal, Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi dalam siaran persnya, Senin, 9 Juli 2018, mereka melihat langsung kemajuan program Water.org di Indonesia dengan mengunjungi lembaga keuangan mikro dan penyedia layanan air mitra Water.org dan mengalami dampak positif langsung dari orang-orang yang diuntungkan dengan adanya program tersebut.

Kunjungan dimulai pada 3 Juli di Kantor Pusat Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Komida adalah salah satu mitra pertama Water.org Indonesia yang memiliki 230 cabang dari Aceh di Barat ke Pulau Timor di Timur Indonesia dan 502.000 klien dengan 100% adalah perempuan.

Sampai saat ini Komida telah menyalurkan pinjaman air dan sanitasi kepada 18.588 klien dan berdampak pada kehidupan 69.173 orang. Gary White dan Matt Damon menghabiskan hari kedua mereka di Indonesia mengunjungi Kabupaten Batang di Jawa Tengah.

Ditemani Direktur Operasional Komida, Sugeng, mereka menghadiri pertemuan pusat Komida di Desa Kertosari, Kabupaten Batang, di mana mereka bertemu 15 klien Komdia dan berbicara dengan mereka tentang pentingnya air bersih dan sanitasi serta mendengar beberapa cerita anggota Koperasi Komida tentang air dan sanitasi yang bisa mengubah hidup mereka menjadi lebih baik.

Mereka juga berkesempatan datang ke salah satu rumah anggota Komida, Wanuti (35). Ibu tiga anak ini sangat bersemangat menunjukkan kepada Gary White dan Matt Damon toilet baru mereka yang dapat dibangun dari pinjaman sanitasi Komida.

Sudah bertahun-tahun Wanuti dan tiga anaknya harus antre untuk mandi dan buang hajat di kamar mandi umum. Berkat Kredit Sanitasi yang diberikan Komida, dia dan keluarganya kini punya jamban dan kamar mandi "bermartabat" yang dibangun dan dihasilkan atas usaha sendiri.

Setelah mengunjungi Desa Kertosari, mereka melanjutkan perjalanan ke Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, di mana mereka bertemu direktur PDAM Batang, Yulianto. PDAM Batang telah bermitra dengan Water.org sejak 2016.

Hingga saat ini, PDAM Batang memiliki 41.527 sambungan rumah tangga. Dengan dukungan Water.org, PDAM Batang menargetkan 2.900 sambungan baru dan mereka telah melampaui target dengan menjangkau 3.457 rumah tangga baru.

Di Desa Denasri Kulon, Matt dan Gary mengunjungi beberapa pelanggan PDAM Batang, salah satunya Suntoro, seorang pekerja konstruksi. Selama percakapan dengan para pendiri Water.org, Suntoro mengklaim kualitas kehidupan keluarganya telah meningkat sejak mereka menggunakan sambungan air dari PDAM Batang melalui program WaterConnect-nya.

Dari Desa Denasri Kulon, perjalanan dilanjutkan ke Desa Selopanjang Barat, Kabupaten Batang. Mereka mengunjungi pesantren tradisional, Sabillun Najah. Bagi Matt Damon dan Gary White, mengunjungi pesantren adalah pengalaman berbeda dan kali pertama.

Lebih dari 50 anak di sekolah asrama pesantren tersebut berdialog dengan mereka berdua didampingi Ustaz Wahidin. Mereka melakukan perbincangan yang sangat bermanfaat dengan beberapa anak-anak santri.

Perbincangan itu terutama tentang arti pentingnya kebersihan dan sanitasi bagi kehidupan mereka. Sejak Pesanteran Sabillun Najah berlangganan air perpipaan PDAM, kini para santri bisa memiliki lebih banyak waktu untuk belajar dan bermain.L6/red

dilihat : 15 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution