Senin, 23 Juli 2018 12:36:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 120
Total pengunjung : 407668
Hits hari ini : 519
Total hits : 3717669
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kapolda Jateng Instruksikan Batasi Ruang Gerak Terduga Teroris






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 07 Juli 2018 08:08:59
Kapolda Jateng Instruksikan Batasi Ruang Gerak Terduga Teroris

Semarang - Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Condro Kirono menginstruksikan kepada Kepolisian yang ada di perbatasan untuk terus melakukan razia. Hal tersebut dilakukan sejak terjadinya bom di Pasuruan yang meledak pada 5 Juli 2018.

Demikian dikatakannya usai acara halal bihalal Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro bersama Pemred dan Wartawan Unit Polda Jateng di Kampung Laut Resto yang dihadiri para pejabat utama Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro, Jumat (6/7/2018).

Anwardi, yang diduga sebagai pemilik bom diketahui langsung kabur setelah kejadian tersebut. “Kami sudah instruksikan agar Kepolisian Wonogiri, Sragen, Rembang, dan seluruh jajaran lain yang ada di perbatasan untuk memperketat pengamanan guna mempersempit ruang gerak pemilik bom,” tandas Condro.

Selain itu Condro juga meminta Kepolisian di perbatasan agar terus melakukan kewaspadaan dan selalu siaga. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan TNI untuk menggerakkan satuan terdepannya seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT dan RW agar mengaktifkan kembali sistem lapor 1 x 24 jam.

Menurutnya, Jateng merupakan Provinsi yang berbatasan langsung dengan Jatim, sangat dimungkinkan tersangka kabur melalui Jateng atau daerah yang lain.

Sementara Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto menambahkan bahwa sesuai porsinya, pihaknya berkoordinasi dengan Polda untuk membackup dan memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimilikinya bersinergi dengan Polda Jateng.

“Babinsa sudah kami siagakan disetiap desa untuk memantau. Meski porsi kami hanya membackup namun kami tetap maksimalkan seluruh kekuatan yang kami miliki,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan adanya bom yang meledak di rumah kontrakan Anwardi di Bangil, Pasuruan pada Kamis (5/7/2018). Ledakan yang terjadi sebanyak empat kali tersebut mengakibatkan anak Anwardi mengalami luka-luka. Sementara Anwardi kabur, istrinya langsung ditangkap Polisi. (Ning/red)

dilihat : 14 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution