Senin, 10 Desember 2018 10:33:38 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 78
Total pengunjung : 448708
Hits hari ini : 391
Total hits : 4137824
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Presiden Jokowi dan Presiden Bank Dunia Bahas Masalah Stunting






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 05 Juli 2018 08:08:23
Presiden Jokowi dan Presiden Bank Dunia Bahas Masalah Stunting

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri kabinet kerja menerima kunjungan courtessy call Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/7/2018) pagi.

Mengenakan batik lengang panjang berwarna coklat, Presiden Jokowi menyambut tamunya yang juga mengenakan baju batik lengan panjang berwarna biru di ruang depan Istana Kepresidenan.

Selanjutnya, Presiden Jokowi mengajak Kim menuju beranda belakang Isatana Kepresidenan Bogor untuk berbincang berdua atau veranda talk.

Presiden Jokowi menjelaskan, bahwa dirinya dan Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim, membahas masalah stunting atau gizi buruk yang menimpa sejumlah anak-anak di Indonesia. Keduanya sepakat akan mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut.

“Ini adalah masalah yang sangat penting bagi saya. Saya percaya publik mengharapkan dari pemimpin seperti Anda dan saya sebuah terobosan,” kata Presiden Jokowi dalam pengantar pertemuan resmi delegasi yang dipimpinnya dengan delegasi Bank Dunia yang dipimpin Jim Yong Kim di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat.

Kepala Negara meyakini, baik Indonesia maupun Bank Dunia telah mengetahui cara menangani permasalahan stuntingini. Kepala Negara berharap bisa mendiskusikan cara-cara praktis yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini, misalnya dengan menggunakan teknologi, lewat sektor swasta, maupun masyarakat sipil.

“Kita tahu, kita hidup di abad ke-21, era smartphone dan media sosial dan bahkan pesawat drone dan kecerdasan buatan yang saya percaya bahwa ada mekanisme untuk solusi atas gizi buruk kepada anak-anak, dengan memanfaatkan teknologi baru ini, sekarang ada secara diam-diam tersedia,” ujar Presiden Jokowi.

Namun Presiden mengingatkan, jika hanya bergantung kepada upaya Pemerintah, progress penanganan stunting akan sangat lambat. Karena itu, Presiden mendorong untuk bisa melibatkan swasta untuk mengatasi stunting.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek. (DND/FID/ES)

dilihat : 26 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution